Multifinance

Indeks Saham Wall Street Mengalami Pergerakan Campur, Dow Jones Catat Kenaikan Tertinggi

Ryando Putra Jameni
×

Indeks Saham Wall Street Mengalami Pergerakan Campur, Dow Jones Catat Kenaikan Tertinggi

Sebarkan artikel ini
Indeks Saham Wall Street Mengalami Pergerakan Campur, Dow Jones Catat Kenaikan Tertinggi

Perdagangan di Wall Street pada Kamis waktu setempat berakhir bervariasi. Investor tengah mencerna laporan tenaga kerja nonfarm bulan Juni yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja melambat. Data ini turut memengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dalam beberapa pekan mendatang.

Indeks Dow Jones Industrial Average mencatat rekor tertinggi barunya, naik 594,83 poin atau 1,14 persen, hingga mencapai level 52.900,07. Sementara itu, S&P 500 hanya naik tipis 0,01 poin, berakhir di 7.483,24. Nasdaq Composite justru terkoreksi 207,36 poin atau 0,8 persen, turun ke 25.832,67.

Sektor-Sektor yang Mendorong dan Menahan Pergerakan Indeks

Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, delapan di antaranya berakhir di zona hijau. Sektor perawatan kesehatan menjadi pendorong utama dengan lonjakan 2,7 persen. Diikuti oleh sektor barang konsumsi pokok yang naik 2,41 persen.

  1. Sektor Teknologi dan Komunikasi Melemah
    Kedua sektor ini justru menjadi penahan laju indeks. Sektor teknologi turun 1,46 persen, sedangkan layanan komunikasi anjlok 0,83 persen.

  2. Sektor Perawatan Kesehatan Memimpin Penguatan
    Sektor ini tidak hanya unggul secara persentase, tapi juga menjadi penyelamat di tengah tekanan dari sektor lain.

Perlambatan Lapangan Kerja dan Dampaknya pada Suku Bunga

Investor memperhatikan laporan ketenagakerjaan bulanan setelah pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang menegaskan pentingnya data ekonomi sebagai dasar kebijakan moneter.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat penambahan 57 ribu lapangan kerja di sektor non-pertanian pada Juni, setelah penyesuaian musiman. Angka ini jauh di bawah ekspektasi pasar.

  • Revisi Mei: 129 ribu pekerjaan (sebelumnya lebih tinggi)
  • Proyeksi Dow Jones: 115 ribu
  • Proyeksi Bloomberg: 113 ribu
  • Tingkat Pengangguran: Tetap di 4,2 persen

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Juli turun dari 29 persen menjadi 18 persen. Sementara untuk September, ekspektasi juga turun dari 64 persen menjadi 54 persen.

Saham-Saham Teknologi dan Kendaraan Listrik Melemah

Sektor teknologi kembali tertekan. ETF iShares Semiconductor anjlok 5,5 persen. Saham Advanced Micro Devices turun 4,26 persen, sedangkan Marvell Technology terperosok hampir 10 persen.

  1. Nvidia dan Broadcom Juga Melemah
    Kedua saham ini ikut menahan laju indeks teknologi.

  2. ETF Roundhill Memory dan SanDisk Terpuruk
    ETF Roundhill Memory turun hampir 8 persen, sementara SanDisk anjlok lebih dari 14 persen.

Di luar teknologi, Tesla juga terkoreksi 7,49 persen meski melaporkan pengiriman kuartal kedua yang kuat, lebih dari 480 ribu unit. Angka ini melampaui estimasi analis sekitar 400 ribu unit.

Saham Penopang Indeks dan Kenaikan Luar Biasa

Apple menjadi penopang utama Dow Jones dengan kenaikan hampir 5 persen. Saham ini berkontribusi besar terhadap lonjakan indeks secara keseluruhan.

  1. Moderna Melonjak 10,01 Persen
    Lonjakan ini membantu mendorong seluruh sektor kesehatan naik secara signifikan.

Perbandingan Kinerja Indeks Utama

Berikut adalah ringkasan kinerja ketiga indeks utama Wall Street pada perdagangan Kamis:

Indeks Perubahan Poin Persentase Penutupan
Dow Jones +594,83 +1,14% 52.900,07
S&P 500 +0,01 0,00% 7.483,24
Nasdaq Composite -207,36 -0,80% 25.832,67

Penutupan Sementara Pasar Saham AS

Perdagangan di bursa saham AS akan libur pada Jumat untuk memperingati Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Investor akan kembali aktif pada perdagangan Senin dengan data dan sentimen baru.

Disclaimer: Data dan angka yang disebutkan dalam artikel ini bersifat sesuai laporan terkini dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan kebijakan makro ekonomi global.

Ryando Putra Jameni
Reporter at Pantai Teluk Awur

Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.