Butuh modal usaha tapi takut cicilan mencekik? Wajar saja kekhawatiran itu muncul, apalagi banyak informasi simpang siur soal besaran angsuran KUR BRI yang beredar di internet.
Kabar baiknya, mulai Januari 2026, pemerintah resmi menetapkan bunga KUR flat 6% per tahun untuk semua pengajuan tanpa sistem progresif seperti tahun-tahun sebelumnya. Artinya, mau pengajuan pertama atau kesekian, bunga tetap sama. Kebijakan ini tertuang dalam revisi Permenko Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 yang mulai berlaku efektif awal tahun ini.
Nah, artikel ini menyajikan tabel angsuran KUR BRI 2026 lengkap untuk pinjaman Rp1 juta hingga Rp500 juta dengan berbagai pilihan tenor. Semua data disusun berdasarkan simulasi resmi dengan bunga flat 6% per tahun, dan dapat berubah sesuai kebijakan BRI serta pemerintah terbaru.
Apa Itu KUR BRI dan Mengapa Jadi Primadona UMKM 2026?
Program Kredit Usaha Rakyat dari Bank Rakyat Indonesia sudah lama menjadi andalan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Tapi apa sebenarnya yang membuat program ini begitu diminati dibanding kredit bank lainnya?
Pengertian KUR BRI Sesuai Regulasi Pemerintah
KUR BRI adalah fasilitas kredit modal kerja atau investasi yang diberikan kepada pelaku UMKM produktif dan layak dengan bunga bersubsidi dari pemerintah. Program ini disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia sebagai salah satu bank penyalur utama yang ditunjuk Kementerian UMKM.
Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, KUR bertujuan meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM yang selama ini kesulitan mendapat pinjaman dari perbankan konvensional. Subsidi bunga dari pemerintah inilah yang membuat suku bunga KUR jauh lebih rendah dibanding kredit komersial pada umumnya.
Perbedaan KUR BRI dengan Kredit Komersial
Banyak yang belum paham kenapa KUR BRI lebih menguntungkan. Berikut perbandingannya:
| Aspek | KUR BRI 2026 | Kredit Komersial |
|---|---|---|
| Suku Bunga | 6% per tahun (flat) | 12-24% per tahun |
| Agunan | Bebas s/d Rp100 juta | Wajib untuk semua plafon |
| Subsidi Pemerintah | Ada | Tidak ada |
| Biaya Admin | Minimal/gratis | Bervariasi (bisa tinggi) |
| Target Debitur | UMKM produktif | Umum (konsumtif/produktif) |
Jadi, dengan bunga yang jauh lebih rendah dan kemudahan tanpa agunan untuk pinjaman tertentu, wajar jika KUR BRI menjadi pilihan utama jutaan pelaku UMKM di Indonesia.
Update Kebijakan KUR BRI 2026 Terbaru
Tahun 2026 membawa perubahan signifikan dalam skema KUR yang perlu dipahami sebelum mengajukan pinjaman. Berikut tiga perubahan utama yang berlaku mulai Januari 2026.
Bunga Flat 6% untuk Semua Pengajuan
Ini perubahan paling ditunggu-tunggu. Sebelumnya, bunga KUR menggunakan sistem progresif, dimulai 6% untuk pengajuan pertama, lalu naik 1% setiap pengajuan berikutnya hingga maksimal 9%.
Mulai 2026, berdasarkan arahan Menteri UMKM Maman Abdurrahman yang dikutip dari Antara, bunga ditetapkan flat 6% per tahun untuk semua jenis KUR termasuk Super Mikro dan Mikro. Tidak ada lagi kenaikan bunga meski sudah pernah mengajukan berkali-kali.
Penghapusan Batasan Frekuensi Pengajuan
Kabar gembira lainnya, batasan jumlah pengajuan KUR resmi dihapus. Sebelumnya, debitur sektor produksi hanya boleh mengakses KUR maksimal empat kali, sementara sektor perdagangan dibatasi dua kali.
Mulai 2026, pelaku UMKM bisa mengajukan KUR berulang kali selama usaha dinilai layak dan mampu membayar cicilan. Kebijakan ini membantu pengusaha kecil terus berkembang tanpa terhambat batasan administratif.
Plafon Tanpa Agunan Naik hingga Rp100 Juta
Untuk kategori KUR Super Mikro dan KUR Mikro, pengajuan hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Cukup dengan usaha yang berjalan aktif minimal 6 bulan dan kelengkapan dokumen administratif.
Plafon di atas Rp100 juta tetap memerlukan jaminan seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan, atau aset lain yang nilainya setara dengan pinjaman.
Jenis-Jenis KUR BRI 2026 dan Ketentuannya
BRI menyediakan empat jenis KUR dengan karakteristik berbeda untuk mengakomodasi berbagai skala usaha. Pemilihan jenis KUR yang tepat akan mempengaruhi besaran plafon, tenor, dan persyaratan yang harus dipenuhi.
1. KUR Super Mikro (Plafon hingga Rp10 Juta)
KUR Super Mikro dirancang untuk usaha rintisan atau pelaku usaha pemula dengan kebutuhan modal kecil. Plafon maksimal Rp10 juta dengan bunga paling ringan, cocok untuk ibu rumah tangga yang memulai usaha rumahan atau korban PHK yang ingin berwirausaha.
Tenor pinjaman berkisar 12-36 bulan dengan cicilan yang sangat terjangkau. Tidak diperlukan agunan untuk jenis KUR ini.
2. KUR Mikro (Plafon Rp10-100 Juta)
Jenis ini paling banyak diajukan karena plafon lebih besar namun tetap bebas agunan. KUR Mikro cocok untuk usaha yang sudah berjalan dan butuh suntikan modal untuk pengembangan.
Tenor fleksibel dari 12 hingga 60 bulan dengan suku bunga tetap 6% per tahun. Persyaratan utama adalah usaha produktif yang sudah aktif minimal 6 bulan.
3. KUR Kecil (Plafon Rp100-500 Juta)
KUR Kecil menyasar pelaku UMKM dengan skala lebih besar yang membutuhkan modal signifikan untuk ekspansi bisnis, pembelian peralatan produksi, atau perluasan jaringan distribusi.
Untuk plafon di atas Rp100 juta, bank akan meminta agunan sesuai ketentuan. Tenor bisa mencapai 60 bulan untuk kredit investasi dan 48 bulan untuk modal kerja.
4. KUR TKI untuk Pekerja Migran Indonesia
Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat ke Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia juga dapat mengajukan KUR khusus.
Plafon maksimal Rp25 juta dengan tenor disesuaikan kontrak kerja di luar negeri, maksimal 3 tahun. Bebas biaya administrasi dan provisi.
Tabel Perbandingan Jenis KUR BRI 2026
| Jenis KUR | Plafon | Bunga | Tenor | Agunan |
|---|---|---|---|---|
| KUR Super Mikro | s/d Rp10 juta | 6%/tahun | 12-36 bulan | Tidak perlu |
| KUR Mikro | Rp10-100 juta | 6%/tahun | 12-60 bulan | Tidak perlu |
| KUR Kecil | Rp100-500 juta | 6%/tahun | 12-60 bulan | Diperlukan |
| KUR TKI | s/d Rp25 juta | 6%/tahun | Sesuai kontrak | Tidak perlu |
Data berdasarkan ketentuan BRI dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Lengkap Berdasarkan Plafon
Berikut simulasi angsuran KUR BRI 2026 yang dihitung dengan asumsi bunga flat 6% per tahun. Tabel ini membantu memperkirakan kemampuan bayar sebelum mengajukan pinjaman.
Tabel Angsuran Pinjaman Rp1-10 Juta
Simulasi ini cocok untuk kategori KUR Super Mikro dengan cicilan mulai dari Rp21 ribuan per bulan.
| Plafon | 12 Bulan | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Rp1 juta | Rp88.333 | Rp60.556 | Rp46.667 | Rp32.778 | Rp25.833 | Rp21.667 |
| Rp3 juta | Rp265.000 | Rp181.667 | Rp140.000 | Rp98.333 | Rp77.500 | Rp65.000 |
| Rp5 juta | Rp441.667 | Rp302.778 | Rp233.333 | Rp163.889 | Rp129.167 | Rp108.333 |
| Rp7 juta | Rp618.333 | Rp423.889 | Rp326.667 | Rp229.444 | Rp180.833 | Rp151.667 |
| Rp10 juta | Rp883.333 | Rp605.556 | Rp466.667 | Rp327.778 | Rp258.333 | Rp216.667 |
Tabel Angsuran Pinjaman Rp15-50 Juta
Range plafon ini masuk kategori KUR Mikro, paling banyak diajukan pelaku UMKM untuk modal kerja dan pengembangan usaha.
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp15 juta | Rp1.325.000 | Rp700.000 | Rp491.667 | Rp387.500 | Rp325.000 |
| Rp20 juta | Rp1.766.667 | Rp933.333 | Rp655.556 | Rp516.667 | Rp433.333 |
| Rp25 juta | Rp2.208.333 | Rp1.166.667 | Rp819.444 | Rp645.833 | Rp541.667 |
| Rp30 juta | Rp2.650.000 | Rp1.400.000 | Rp983.333 | Rp775.000 | Rp650.000 |
| Rp50 juta | Rp4.416.667 | Rp2.333.333 | Rp1.638.889 | Rp1.291.667 | Rp1.083.333 |
Tabel Angsuran Pinjaman Rp75-150 Juta
Plafon ini berada di batas atas KUR Mikro dan awal KUR Kecil. Untuk pinjaman di atas Rp100 juta, agunan mulai diperlukan.
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp75 juta | Rp6.625.000 | Rp3.500.000 | Rp2.458.333 | Rp1.937.500 | Rp1.625.000 |
| Rp100 juta | Rp8.833.333 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.583.333 | Rp2.166.667 |
| Rp150 juta* | Rp13.250.000 | Rp7.000.000 | Rp4.916.667 | Rp3.875.000 | Rp3.250.000 |
*) Plafon Rp100 juta ke atas memerlukan agunan
Tabel Angsuran Pinjaman Rp200-500 Juta
Simulasi untuk KUR Kecil bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal besar untuk ekspansi bisnis. Semua plafon dalam range ini wajib menyertakan agunan.
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp200 juta | Rp17.666.667 | Rp9.333.333 | Rp6.555.556 | Rp5.166.667 | Rp4.333.333 |
| Rp300 juta | Rp26.500.000 | Rp14.000.000 | Rp9.833.333 | Rp7.750.000 | Rp6.500.000 |
| Rp400 juta | Rp35.333.333 | Rp18.666.667 | Rp13.111.111 | Rp10.333.333 | Rp8.666.667 |
| Rp500 juta | Rp44.166.667 | Rp23.333.333 | Rp16.388.889 | Rp12.916.667 | Rp10.833.333 |
Catatan: Seluruh simulasi dihitung dengan bunga flat 6% per tahun. Angka final dapat berbeda tergantung hasil analisis bank dan kebijakan masing-masing cabang BRI.
Cara Menghitung Angsuran KUR BRI 2026 Sendiri
Memahami cara perhitungan angsuran membantu memperkirakan kemampuan bayar secara mandiri sebelum mengajukan pinjaman. Berikut rumus dan contoh perhitungannya.
Rumus Perhitungan Angsuran Bunga Flat
Untuk menghitung cicilan KUR BRI dengan sistem bunga flat, gunakan formula berikut:
Angsuran per bulan = (Pokok Pinjaman / Tenor) + (Pokok Pinjaman × Bunga per Tahun / 12)
Atau bisa disederhanakan:
Angsuran = (P / T) + (P × 6% / 12)
Keterangan:
- P = Pokok pinjaman
- T = Tenor dalam bulan
- 6% = Suku bunga KUR BRI per tahun
Contoh Simulasi Perhitungan Manual
Misalnya mengajukan pinjaman Rp50 juta dengan tenor 36 bulan:
- Cicilan pokok per bulan = Rp50.000.000 / 36 = Rp1.388.889
- Bunga per bulan = Rp50.000.000 × 6% / 12 = Rp250.000
- Total angsuran per bulan = Rp1.388.889 + Rp250.000 = Rp1.638.889
Angka ini sesuai dengan tabel simulasi di atas. Dengan rumus ini, cicilan untuk plafon dan tenor berapapun bisa dihitung sendiri.
Kalkulator KUR BRI Online Resmi
Selain menghitung manual, BRI menyediakan simulasi resmi melalui website kur.bri.co.id. Fitur kalkulator di situs tersebut memungkinkan calon debitur melihat estimasi angsuran berdasarkan plafon dan tenor yang dipilih secara otomatis.
Cara menggunakan kalkulator online:
- Buka situs kur.bri.co.id
- Pilih menu “Simulasi”
- Masukkan nominal pinjaman yang diinginkan
- Pilih tenor pembayaran
- Hasil simulasi cicilan akan muncul otomatis
Syarat dan Dokumen Pengajuan KUR BRI 2026
Sebelum mengajukan KUR BRI, pastikan memenuhi kriteria dan menyiapkan dokumen yang diperlukan. Kelengkapan persyaratan akan mempercepat proses verifikasi dan persetujuan.
Syarat Umum Calon Debitur
Berikut kriteria yang harus dipenuhi untuk mengajukan KUR BRI 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif dan layak yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, kartu kredit)
- Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional Bank Indonesia
- Bersedia disurvei oleh petugas BRI
Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan
Kelengkapan dokumen berbeda untuk setiap jenis KUR. Berikut daftar dokumen yang perlu disiapkan:
Dokumen Identitas:
- KTP elektronik yang masih berlaku (asli dan fotokopi)
- Kartu Keluarga (asli dan fotokopi)
- Surat Nikah/Cerai (jika sudah menikah/bercerai)
Dokumen Usaha:
- Surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atau Surat Keterangan Usaha dari RT/RW/Kelurahan
- Foto lokasi usaha (tampak depan dan dalam)
- Bukti transaksi usaha (nota, kuitansi, atau catatan penjualan)
Dokumen Tambahan (untuk KUR Kecil di atas Rp100 juta):
- Agunan berupa sertifikat tanah (SHM/SHGB), BPKB kendaraan, atau deposito
- NPWP
- Laporan keuangan sederhana
Khusus KUR TKI:
- Paspor yang masih berlaku
- Visa kerja
- Perjanjian penempatan dengan PPTKIS
Cara Daftar KUR BRI 2026 Online dan Offline
Pengajuan KUR BRI bisa dilakukan melalui tiga cara sesuai kenyamanan masing-masing. Berikut panduan lengkap untuk setiap metode.
Pengajuan via Website kur.bri.co.id
- Buka browser dan akses https://kur.bri.co.id
- Klik tombol “Ajukan Pinjaman” atau “Daftar”
- Buat akun baru dengan mengisi email dan nomor HP aktif
- Verifikasi akun melalui link yang dikirim ke email
- Login ke akun yang sudah dibuat
- Lengkapi data diri sesuai KTP
- Isi informasi usaha secara detail (jenis usaha, omzet, lama usaha)
- Pilih jenis KUR, nominal pinjaman, dan tenor yang diinginkan
- Unggah dokumen persyaratan dalam format JPG/PDF
- Submit pengajuan dan tunggu konfirmasi dari BRI
- Petugas BRI akan menghubungi untuk penjadwalan survei
Pengajuan via Aplikasi BRImo
- Download aplikasi BRImo dari Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan login dengan akun BRImo (jika belum punya, buat terlebih dahulu)
- Pilih menu “Pinjaman” di halaman utama
- Klik opsi “KUR” atau “Kredit Usaha Rakyat”
- Baca ketentuan dan klik “Ajukan”
- Isi formulir pengajuan dengan data yang valid
- Unggah foto KTP, KK, dan dokumen usaha
- Pilih nominal dan tenor pinjaman
- Review data yang sudah diisi
- Submit pengajuan
- Pantau status pengajuan melalui aplikasi
Pengajuan Langsung ke Kantor BRI
- Kunjungi Unit Kerja BRI terdekat (BRI Unit, Kantor Cabang, atau Teras BRI)
- Ambil nomor antrean dan sampaikan keperluan untuk mengajukan KUR
- Minta dan isi formulir pengajuan KUR
- Serahkan formulir beserta dokumen persyaratan ke petugas
- Petugas akan melakukan wawancara singkat tentang usaha
- Tunggu jadwal survei dari tim BRI (biasanya 3-7 hari kerja)
- Petugas akan mengunjungi lokasi usaha untuk verifikasi
- Jika disetujui, akad kredit dilakukan di kantor BRI
- Dana akan cair ke rekening BRI dalam 1-3 hari setelah akad
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Cepat Disetujui
Proses persetujuan KUR memerlukan waktu 7-14 hari kerja. Berikut beberapa tips agar pengajuan lebih lancar dan cepat diproses.
1. Lengkapi Dokumen Sejak Awal
Pastikan semua dokumen sudah lengkap dan valid sebelum mengajukan. Dokumen yang kurang atau tidak jelas akan memperlambat proses verifikasi. Foto dokumen dengan pencahayaan baik dan pastikan tulisan terbaca jelas.
2. Pastikan Tidak Masuk Daftar Hitam BI Checking
Sebelum mengajukan, cek riwayat kredit di SLIK OJK melalui idebku.ojk.go.id. Jika pernah memiliki kredit macet atau tunggakan yang belum diselesaikan, pengajuan berpotensi ditolak. Lunasi terlebih dahulu kewajiban yang masih tertunggak.
3. Siapkan Laporan Keuangan Usaha Sederhana
Meski tidak wajib untuk KUR Mikro, memiliki catatan keuangan sederhana seperti buku kas harian atau catatan penjualan bulanan akan memperkuat pengajuan. Data ini membantu petugas menilai kelayakan dan kemampuan bayar usaha.
4. Pastikan Usaha Sudah Berjalan Minimal 6 Bulan
Syarat ini mutlak dan akan diverifikasi saat survei. Siapkan bukti-bukti bahwa usaha memang sudah aktif, seperti foto kegiatan usaha, nota transaksi, atau testimoni pelanggan.
5. Sesuaikan Plafon dengan Kemampuan Bayar
Jangan memaksakan pinjaman besar jika omzet usaha belum memadai. Idealnya, cicilan tidak melebihi 30% dari laba bersih bulanan agar tidak memberatkan arus kas usaha.
Klarifikasi Isu KUR BRI yang Beredar
Banyak informasi tidak akurat tentang KUR BRI yang beredar di media sosial. Berikut klarifikasi untuk beberapa mitos yang sering dipercaya.
“KUR BRI Cair dalam 5 Menit”
Isu pinjaman KUR bisa cair dalam hitungan menit tidak akurat. Berdasarkan prosedur resmi BRI, proses dari pengajuan hingga pencairan membutuhkan waktu 7-14 hari kerja.
Tahapan yang harus dilalui meliputi verifikasi dokumen, pengecekan BI Checking/SLIK OJK, survei lokasi usaha, analisis kelayakan, hingga proses akad kredit. Tidak ada jalan pintas yang bisa memangkas semua tahapan ini menjadi hitungan menit.
Jadi, bagi yang butuh dana cepat, sebaiknya siapkan pengajuan jauh-jauh hari dengan dokumen lengkap agar prosesnya tidak terhambat.
“Tanpa Jaminan Berarti Tanpa Survei”
Meski KUR Mikro dan Super Mikro tidak memerlukan agunan, bukan berarti pengajuan langsung disetujui tanpa verifikasi. Survei lapangan tetap dilakukan untuk memastikan:
- Usaha benar-benar ada dan aktif berjalan
- Data yang disampaikan sesuai kondisi di lapangan
- Kemampuan debitur untuk membayar cicilan
Petugas BRI akan mengunjungi lokasi usaha, melihat aktivitas operasional, dan melakukan wawancara singkat. Proses ini penting untuk meminimalisir risiko kredit macet.
Kontak Layanan dan Informasi KUR BRI
Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan terkait KUR BRI, berikut kanal resmi yang bisa dihubungi:
| Layanan | Kontak/Alamat |
|---|---|
| Call Center BRI | 14017 atau 1500017 (24 jam) |
| WhatsApp BRI (Sabrina) | 0812-1214-017 |
| Website KUR BRI | https://kur.bri.co.id |
| Website Resmi BRI | https://bri.co.id |
| [email protected] | |
| Cek SLIK OJK | https://idebku.ojk.go.id |
| Kantor Pusat BRI | Gedung BRI I, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210 |
Untuk menemukan kantor BRI terdekat, gunakan fitur “Lokasi” di aplikasi BRImo atau kunjungi https://bri.co.id/location.
Penutup
Tabel angsuran KUR BRI 2026 di atas bisa menjadi acuan awal untuk merencanakan pengajuan pinjaman modal usaha. Dengan bunga flat 6% per tahun dan berbagai kemudahan seperti bebas agunan hingga Rp100 juta serta penghapusan batasan frekuensi pengajuan, program KUR BRI menjadi solusi realistis bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha.
Perlu diingat bahwa seluruh data simulasi dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, dan dapat berubah sesuai kebijakan BRI maupun pemerintah. Untuk informasi paling akurat dan terkini, selalu verifikasi langsung ke kantor BRI terdekat atau melalui situs resmi kur.bri.co.id sebelum mengajukan pinjaman.
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu merencanakan modal usaha dengan lebih matang. Terima kasih sudah membaca, dan semoga usahanya semakin berkembang!
FAQ
Mulai Januari 2026, bunga KUR BRI ditetapkan flat 6% per tahun untuk semua jenis KUR (Super Mikro, Mikro, dan Kecil) tanpa sistem progresif. Artinya, bunga tetap sama baik untuk pengajuan pertama maupun pengajuan berikutnya.
Ya, untuk KUR Super Mikro dan KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Namun untuk plafon di atas Rp100 juta (KUR Kecil), bank akan meminta jaminan seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan.
Proses dari pengajuan hingga pencairan KUR BRI membutuhkan waktu sekitar 7-14 hari kerja. Durasi ini mencakup verifikasi dokumen, pengecekan SLIK OJK, survei lokasi usaha, analisis kelayakan, dan proses akad kredit.
Syarat utama KUR BRI 2026 adalah WNI berusia minimal 21 tahun, memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan, tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, dan tidak masuk Daftar Hitam Nasional BI. Dokumen wajib meliputi KTP, KK, dan surat keterangan usaha.
Plafon maksimal KUR BRI 2026 adalah Rp500 juta untuk jenis KUR Kecil. Sementara KUR Super Mikro maksimal Rp10 juta, KUR Mikro maksimal Rp100 juta, dan KUR TKI maksimal Rp25 juta.
Ya, mulai 2026 batasan frekuensi pengajuan KUR resmi dihapus. Pelaku UMKM bisa mengajukan KUR berulang kali selama usaha dinilai layak dan memiliki kemampuan bayar yang memadai.
Rumus menghitung cicilan KUR BRI: Angsuran = (Pokok Pinjaman / Tenor) + (Pokok Pinjaman × 6% / 12). Contoh: pinjaman Rp50 juta tenor 36 bulan = (50.000.000/36) + (50.000.000 × 6%/12) = Rp1.638.889 per bulan.
Ya, KUR BRI bisa diajukan secara online melalui website kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo. Namun proses survei lapangan tetap dilakukan oleh petugas BRI untuk verifikasi usaha.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












