Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Reporter: Eko Nordiansyah
Jakarta: Banyak masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana perjalanan karena dianggap lebih efisien dan nyaman. Terlebih saat momen liburan atau keberangkatan jarak jauh, tiket kereta api menjadi primadona. PTKereta Api Indonesia (Persero) membuka pemesanan tiket H-45 sebelum tanggal keberangkatan, jadi penting untuk tahu cara memesannya dengan benar agar tidak kehabisan tiket.
Salah satu cara yang paling praktis adalah lewat aplikasi Access by KAI. Aplikasi ini memungkinkan calon penumpang memesan tiket secara mandiri, kapan saja dan di mana saja, selama ada koneksi internet. Tidak hanya itu, prosesnya juga cukup mudah dan tidak memakan waktu lama.
Cara Pesan Tiket Kereta Api via Aplikasi Access by KAI
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, pastikan dulu aplikasi Access by KAI sudah terinstal di perangkat. Kalau belum, bisa unduh dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau App Store. Setelah itu, tinggal ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka Aplikasi Access by KAI
Langkah pertama tentu saja membuka aplikasi Access by KAI. Pastikan sudah login atau daftar dulu kalau belum punya akun. Prosesnya cukup mudah dan tidak ribet.
2. Tentukan Stasiun Keberangkatan dan Tujuan
Di halaman utama, akan ada kolom untuk memasukkan stasiun keberangkatan dan tujuan. Isi sesuai rencana perjalanan. Kalau bingung nama stasiunnya, bisa gunakan fitur pencarian yang sudah tersedia.
3. Pilih Tanggal Perjalanan
Setelah stasiun dipilih, tinggal pilih tanggal keberangkatan. Bisa juga pilih tanggal pulang kalau ingin pulang pergi. KAI menyediakan pemesanan hingga H-45, jadi bisa pesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
4. Pilih Kereta dan Kelas Layanan
Aplikasi akan menampilkan daftar kereta yang tersedia beserta kelas layanannya (Ekonomi, Bisnis, Eksekutif). Pilih kereta yang sesuai dengan jadwal dan anggaran.
5. Isi Data Penumpang
Setelah memilih kereta, masukkan data penumpang seperti nama lengkap, nomor identitas (KTP/SIM/Paspor), dan nomor telepon. Pastikan semua data diisi dengan benar karena akan dicek saat check-in.
6. Selesaikan Pembayaran
Pilih metode pembayaran yang tersedia seperti transfer bank, e-wallet, atau kartu kredit. Setelah pembayaran selesai, akan muncul e-ticket yang bisa disimpan atau dicetak sebagai bukti.
7. Simpan E-Ticket
E-ticket ini penting untuk ditunjukkan saat check-in dan naik kereta. Bisa disimpan dalam format PDF atau screenshot, asal jelas dan mudah dibaca petugas.
Cara Membatalkan Tiket dan Mendapat Refund
Terkadang, rencana perjalanan bisa berubah. Untungnya, KAI memberikan opsi pembatalan tiket dengan ketentuan tertentu. Berikut caranya:
1. Buka Menu "Tiket Saya"
Masuk ke aplikasi Access by KAI, lalu buka menu "Tiket Saya". Di sini akan muncul daftar tiket yang sudah dibeli.
2. Pilih Tiket yang Ingin Dibatalkan
Klik tiket yang ingin dibatalkan. Pastikan tiket tersebut masih memenuhi syarat pembatalan, yaitu belum check-in dan dibeli langsung melalui aplikasi.
3. Klik Opsi "Batalkan"
Setelah memilih tiket, akan muncul tombol "Batalkan". Klik tombol tersebut untuk melanjutkan proses pembatalan.
4. Masukkan Data Rekening Bank
Untuk proses refund, penumpang perlu memasukkan data rekening bank yang aktif. Nama pemilik rekening harus sesuai dengan nama pemesan tiket.
5. Konfirmasi Pembatalan
Setelah semua data dimasukkan, tinggal konfirmasi pembatalan. Akan ada notifikasi bahwa pengajuan pembatalan berhasil dan proses refund akan diproses dalam waktu 7 hingga 14 hari kerja.
Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Sebelum memesan atau membatalkan tiket, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kendala di kemudian hari.
Biaya Pembatalan
Pembatalan tiket dikenakan biaya administrasi sebesar 25 persen dari harga tiket, belum termasuk biaya layanan tambahan. Jadi, pertimbangkan dulu sebelum membatalkan.
Waktu Pembatalan
Pembatalan bisa dilakukan maksimal 24 jam sebelum keberangkatan. Kalau sudah check-in atau melewati batas waktu tersebut, tiket tidak bisa dibatalkan.
Rekening Bank Aktif
Pastikan rekening bank yang digunakan untuk refund dalam keadaan aktif dan nama pemilik rekening sesuai dengan nama pemesan. Ini penting agar proses pengembalian dana berjalan lancar.
Simpan Bukti Transaksi
Simpan semua bukti transaksi seperti kode pemesanan, email konfirmasi, dan bukti pembatalan. Ini bisa jadi arsip pribadi atau sebagai bukti jika terjadi kendala.
Perbandingan Metode Pemesanan Tiket
| Metode Pemesanan | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Aplikasi Access by KAI | Mudah, cepat, bisa refund mandiri | Harus punya akun dan rekening bank |
| Website booking.kai.id | Bisa diakses dari PC/laptop | Proses refund harus ke stasiun |
| Call Center 121 | Bisa dibantu langsung | Waktu tunggu lebih lama |
| Online Travel Agent | Banyak promo dan diskon | Biaya tambahan dari agen |
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan PT KAI. Untuk informasi terbaru, selalu cek langsung situs resmi atau aplikasi Access by KAI.
Tags: pt kai, tiket kereta api, kereta api
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












