Gelandang muda timnas Prancis, Michael Olise, berhasil mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena keterlibatannya dalam serangkaian gol penting, tetapi juga karena ia memecahkan rekor lama yang selama ini dipegang oleh legenda sepak bola dunia, Pele. Dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu, Olise mencatat tujuh assist, unggul satu angka dari rekor Pele yang telah bertahan selama 54 tahun.
Rekor sebelumnya dibukukan oleh Pele saat membela Brasil di Piala Dunia Meksiko 1970. Kini, nama Michael Olise resmi terukir sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Performa gemilangnya ini menjadi salah satu sorotan utama dari ajang paling bergengsi di dunia sepak bola.
Rekor Baru Michael Olise di Piala Dunia 2026
Michael Olise tampil luar biasa di Piala Dunia 2026. Ia tidak hanya menjadi motor serang timnas Prancis, tapi juga jadi penghubung antara lini tengah dan depan. Dengan kecepatan, visi taktis, dan akurasi umpan yang luar biasa, Olise mencatat tujuh assist sepanjang turnamen. Rekor ini menjadikannya sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, mengungguli Pele yang sebelumnya memegang rekor tersebut sejak 1970.
Pele mencatat enam assist saat membela Brasil di Piala Dunia Meksiko 1970. Sejak saat itu, belum ada pemain yang mampu menyamai, apalagi mengungguli catatan tersebut. Namun, Michael Olise berhasil melakukannya dengan performa konsisten sepanjang enam pertandingan yang dimainkan Prancis di Piala Dunia 2026.
Daftar Pemain dengan Assist Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Rekor assist Piala Dunia memang jarang dibicarakan dibandingkan pencetak gol. Namun, pencapaian ini tetap penting karena menunjukkan kontribusi seorang pemain dalam membantu rekan setim mencetak gol. Berikut daftar pemain dengan assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
| Peringkat | Nama Pemain | Negara | Jumlah Assist | Tahun Piala Dunia |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Michael Olise | Prancis | 7 | 2026 |
| 2 | Pele | Brasil | 6 | 1970 |
| 3 | Robert Gadocha | Polandia | 5 | 1974 |
| 4 | Thomas Hassler | Jerman Barat | 5 | 1994 |
| 5 | Pierre Littbarski | Jerman Barat | 5 | 1982 |
| 6 | Diego Maradona | Argentina | 5 | 1986 |
Disclaimer: Data di atas berdasarkan informasi hingga Mei 2025 dan dapat berubah seiring perkembangan turnamen atau koreksi statistik resmi.
Faktor-Faktor di Balik Keberhasilan Michael Olise
Michael Olise bukan sosok yang tiba-tiba muncul. Ia sudah menunjukkan potensi luar biasa sejak membela Crystal Palace dan kemudian bergabung dengan Bayern Munich. Namun, di Piala Dunia 2026, ia benar-benar meledak dan menunjukkan kelasnya di level internasional.
-
Kemampuan Teknis yang Tinggi
Olise memiliki kontrol bola dan passing yang sangat presisi. Ia mampu mengubah permainan hanya dalam satu sentuhan, membuatnya sangat efektif dalam memberi umpan ke rekan setim. -
Kecerdasan Taktis
Ia memahami permainan dengan sangat baik. Banyak assist-nya berasal dari gerakan off the ball yang cerdas dan timing umpan yang tepat. -
Kecepatan dan Daya Ledak
Fisiknya yang prima memungkinkan Olise bermain efektif di sisi sayap dan mampu menembus pertahanan lawan dengan mudah. -
Kerja Sama dengan Pemain Depan
Olise memiliki chemistry yang baik dengan Kylian Mbappe dan beberapa pemain sayap lainnya. Kombinasi ini membuahkan hasil maksimal dalam hal assist. -
Kematangan Mental
Meski masih muda, Olise menunjukkan ketenangan dan konsistensi tinggi di bawah tekanan turnamen besar.
Perbandingan Rekor Pele dan Michael Olise
Untuk memahami betapa istimewanya pencapaian Michael Olise, perbandingan dengan Pele sangat relevan. Pele adalah legenda hidup sepak bola dunia dan salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Di Piala Dunia 1970, ia tidak hanya mencetak gol, tapi juga memberi enam assist, membantu Brasil meraih gelar juara.
Namun, kini Michael Olise telah mencatat tujuh assist dalam satu edisi Piala Dunia saja. Ini menunjukkan bahwa Olise mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam hal assist dibandingkan Pele dalam turnamen yang sama.
| Aspek | Pele (1970) | Michael Olise (2026) |
|---|---|---|
| Jumlah Assist | 6 | 7 |
| Turnamen | Meksiko 1970 | AS, Kanada, Meksiko 2026 |
| Posisi Utama | Serang dan gelandang | Gelandang sayap |
| Umur saat tampil | 29 tahun | 22 tahun |
| Jumlah Gol | 4 | 2 |
Kontribusi Olise dalam Strategi Timnas Prancis
Michael Olise bukan hanya soal assist. Ia adalah bagian penting dari sistem permainan Prancis yang dinamis dan penuh kreativitas. Di bawah asuhan pelatih Didier Deschamps, Olise dimainkan sebagai gelandang serang yang bertugas menghubungkan pertahanan dan serangan.
-
Pembuka Ruang di Lini Depan
Olise kerap membuat ruang dengan dribbling dan passing yang membuat lawan kewalahan. Ia juga sering melakukan pergerakan off the ball untuk menarik perhatian bek lawan. -
Pengatur Tempo Permainan
Dengan kemampuan membaca permainan, Olise mampu mengatur tempo serangan Prancis, baik itu tempo cepat maupun lambat tergantung situasi. -
Kolaborasi dengan Mbappe dan Griezmann
Olise menjadi penghubung sempurna antara Antoine Griezmann di posisi nomor 10 dan Kylian Mbappe di lini depan. Banyak gol Prancis berasal dari assist-nya.
Dampak Jangka Panjang untuk Karier Michael Olise
Pencapaian di Piala Dunia 2026 bisa menjadi titik awal besar bagi karier Michael Olise. Ia kini tidak hanya dikenal sebagai pemain muda berbakat, tapi juga sebagai pemain yang bisa bersinar di ajang paling bergengsi.
-
Peningkatan Nilai Pasar
Performa gemilang di Piala Dunia otomatis meningkatkan nilai pasar Olise. Banyak klub besar Eropa yang akan tertarik merekrutnya. -
Peran Lebih Besar di Bayern Munich
Di klub, Olise punya peluang untuk menjadi starter utama dan pemain kunci dalam skema permainan Bayern ke depannya. -
Warisan Baru di Timnas Prancis
Dengan performa ini, Olise bisa menjadi salah satu pilar utama timnas Prancis dalam satu dekade ke depan, menggantikan generasi sebelumnya seperti Griezmann dan Pogba.
Apresiasi Global terhadap Michael Olise
Setelah Piala Dunia 2026 berakhir, banyak pelatih dan mantan pemain memberikan apresiasi tinggi terhadap Michael Olise. Ia disebut-sebut sebagai salah satu gelandang terbaik di turnamen tersebut, bahkan melebihi beberapa nama besar lainnya.
Media internasional juga memberi sorotan besar. Beberapa menyebutnya sebagai “the new maestro” atau “next big thing” dari sepak bola Prancis. Ia juga mulai disandingkan dengan pemain-pemain legendaris seperti Zinedine Zidane dan Michel Platini.
Penutup
Michael Olise telah menulis ulang sejarah Piala Dunia dengan rekor assist terbanyak yang baru. Performa konsisten dan kontribusi besar di ajang paling bergengsi menjadikannya salah satu bintang baru sepak bola dunia. Dengan usia yang masih sangat muda, masa depannya di level klub dan timnas sangat menjanjikan.
Rekor ini bukan hanya pencapaian pribadi, tapi juga bukti bahwa sepak bola terus berkembang dan munculnya generasi muda yang siap mengambil alih tongkat estafet dari legenda sebelumnya.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.











