Multifinance

Program Pemberdayaan Perempuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kemandirian Sosial di Masyarakat

Popy Lestary
×

Program Pemberdayaan Perempuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kemandirian Sosial di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Program Pemberdayaan Perempuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kemandirian Sosial di Masyarakat

Momen Hari Perempuan Internasional kerap menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan. Pertamina Patra Niaga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat komitmen dalam pemberdayaan perempuan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program-program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada aspek sosial dan kesehatan yang mendukung kemandirian perempuan di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan cakupan luas, TJSL Pertamina Patra Niaga telah dijalankan di 49 titik di seluruh Nusantara. Lebih dari 695 perempuan telah mendapat pendampingan yang membuka peluang belajar, membangun kepercayaan diri, dan mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan keluarga serta komunitas. Pendekatan yang digunakan tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung perempuan untuk berkembang secara mandiri.

Puanmakari: Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang Berkelanjutan

Program pemberdayaan perempuan yang dijalankan melalui Integrated Terminal Makassar ini berawal dari kepedulian terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Dari situ, lahir inisiatif Puanmakari (Perempuan Mandiri, Anak Percaya Diri) yang kini menjadi program unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Puanmakari tidak hanya menjadi tempat perlindungan, tetapi juga pusat pembelajaran dan pengembangan diri. Program ini telah membantu 103 perempuan dan 230 anak melalui berbagai pendampingan. Dari sini, 36 perempuan dan remaja perempuan berhasil mengembangkan usaha produktif yang memberi dampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga.

1. Pendampingan Usaha Produktif

Salah satu inti dari Puanmakari adalah membantu perempuan memulai atau mengembangkan usaha kecil. Dua unit usaha yang berkembang adalah Sekolah Anak Percaya Diri dan Kelompok Srikandi.

  • Sekolah Anak Percaya Diri mencatat peningkatan pendapatan sebesar Rp51.984.000
  • Kelompok Srikandi berhasil menghasilkan pendapatan senilai Rp86.640.000 dari berbagai aktivitas produktif

2. Penyusunan Kurikulum Pemberdayaan

Program ini juga menyusun kurikulum khusus yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri anak dan kemandirian perempuan. Kurikulum ini menjadi acuan dalam setiap kegiatan pendampingan yang dilakukan.

Rawabening: Urban Farming dengan Manfaat Ganda

Di Kampung Atas Air, Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit V Balikpapan menjalankan program Rawabening (Rain Water Harvesting and Urban Farming). Program ini menggabungkan pemanfaatan air hujan dengan pertanian perkotaan untuk memberdayakan kelompok perempuan secara ekonomi.

Rawabening menggunakan sistem hidroponik yang memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama. Dengan pendekatan ini, program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan peluang usaha bagi perempuan setempat.

1. Pengembangan Sistem Hidroponik

Program ini telah mengembangkan 10 meja hidroponik dengan total 440 lubang tanam. Dari sini, telah dihasilkan sekitar 8.900 bibit sayuran yang siap ditanam atau dijual.

2. Efisiensi Air Hujan

Sistem pemanenan air hujan yang diterapkan mampu menghemat hingga 92.400 liter air per tahun. Ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan.

3. Peningkatan Pendapatan Kelompok

Melalui program ini, kelompok perempuan berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 20,5 persen per anggota. Setiap panen memberikan tambahan pendapatan sekitar Rp122.601.

4. Pengembangan Produk Olahan

Selain menanam sayuran, kelompok juga mengembangkan tiga jenis produk olahan yang memberikan nilai tambah ekonomi. Produk ini tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga dipasarkan ke masyarakat sekitar.

Rumah Sakit Kapal: Akses Kesehatan untuk Perempuan Terpencil

Akses kesehatan masih menjadi tantangan besar di wilayah kepulauan. Melalui unit Pertamina International Shipping (PIS), TJSL hadir dengan inisiatif Rumah Sakit Kapal di Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Program ini memberikan layanan kesehatan dasar hingga spesialistik bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan laut selama 4 hingga 5 jam untuk mendapatkan pelayanan medis.

1. Pelayanan Medis Rutin

Rumah Sakit Kapal telah menjangkau ratusan perempuan dewasa melalui layanan berikut:

Layanan Jumlah Perempuan Tercatat
Poli Umum 726
Poli Gigi 145

2. Pelatihan Tenaga Kesehatan

Selain memberikan layanan langsung, program ini juga memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lokal melalui pelatihan:

  • 8 bidan dilatih dalam layanan Antenatal Care (ANC)
  • 4 bidan mengikuti pelatihan USG dasar

3. Layanan Kandungan dan Persalinan

Kehadiran rumah sakit kapal memungkinkan perempuan di wilayah kepulauan untuk mendapatkan layanan kandungan dan persalinan tanpa harus meninggalkan pulau. Ini merupakan langkah penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di daerah terpencil.

Dampak Jangka Panjang dari Program Pemberdayaan

Melalui berbagai program yang dijalankan, Pertamina Patra Niaga tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membangun fondasi yang kuat untuk kemandirian perempuan. Program seperti Puanmakari, Rawabening, dan Rumah Sakit Kapal menunjukkan bahwa pendekatan yang holistik dan berkelanjutan memberikan dampak nyata.

Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi. Ini juga tentang membangun rasa percaya diri, meningkatkan akses kesehatan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, setiap perempuan memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat.

Program TJSL Pertamina Patra Niaga terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat. Dengan fokus pada inklusivitas dan keberlanjutan, inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana korporasi bisa berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan mandiri.

Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat informatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan program di lapangan.

Popy Lestary
Reporter at Pantai Teluk Awur

Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.