Multifinance

Bitcoin Naik Tipis ke USD73 Ribu Usai Sentuh Titik Terendah Sebelumnya

Ryando Putra Jameni
×

Bitcoin Naik Tipis ke USD73 Ribu Usai Sentuh Titik Terendah Sebelumnya

Sebarkan artikel ini
Bitcoin Naik Tipis ke USD73 Ribu Usai Sentuh Titik Terendah Sebelumnya

Bitcoin kembali menunjukkan sedikit penguatan usai menyentuh level terendah dalam tujuh minggu. Pergerakan harga ini terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan pada permintaan produk ETF berbasis aset kripto. Meski demikian, sentimen pasar masih tergolong hati-hati karena berbagai faktor eksternal yang belum kunjung mereda.

Akhir pekan lalu, aset digital ini sempat terperosok hingga ke kisaran USD70 ribu-an sebelum akhirnya bangkit sedikit ke level sekitar USD73.846. Kenaikan tipis sebesar 0,5 persen ini terjadi meski tekanan dari ketegangan AS-Iran masih terasa di latar belakang. Pasar tampaknya belum siap untuk mengabaikan risiko yang muncul dari kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi stabilitas global.

Dinamika Pasar dan Sentimen Investor

Pergerakan harga Bitcoin akhir-akhir ini tidak lepas dari situasi makro ekonomi yang sedang berkembang. Meski indeks saham seperti S&P 500 terus menunjukkan performa positif dengan sembilan minggu penguatan berturut-turut, pasar kripto belum sepenuhnya ikut bergerak sejalan. Fokus investor tampaknya masih terbagi, terutama terhadap ancaman geopolitik dan kinerja produk keuangan baru seperti ETF Bitcoin.

1. Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pertukaran militer dan pernyataan keras dari kedua belah pihak membuat investor lebih waspada. Dalam konteks ini, aset berisiko seperti kripto cenderung dihindari untuk sementara waktu. Sentimen ini memperparah tekanan jual yang sudah ada di pasar Bitcoin.

2. Arus Masuk ETF Bitcoin yang Melambat

Permintaan terhadap ETF Bitcoin spot di bursa AS juga mengalami perlambatan. Ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan harga Bitcoin tertekan. Investor institusional tampaknya menunggu sinyal yang lebih kuat sebelum kembali memasukkan dana mereka ke dalam produk ini.

3. Siklus Pengambilan Keuntungan

Menurut Ki Young Ju, pendiri CryptoQuant, tren saat ini menunjukkan fase pengambilan keuntungan yang biasa terjadi dalam siklus panjang aset kripto. Ia menyebut bahwa fase ini bisa berlangsung hingga awal 2027 sebelum kembali terjadi pemulihan yang lebih stabil.

Proyeksi dan Indikator Pasar

Meski terlihat suram, tidak semua indikator menunjukkan tren negatif. Beberapa alat analisis teknis justru mulai memberikan sinyal positif. Misalnya, indikator Bull-Bear CryptoQuant yang berbalik positif awal Mei 2026. Ini menjadi salah satu tanda bahwa fase penurunan mungkin sudah mulai berakhir.

Beberapa analis juga menyebut bahwa Bitcoin mungkin telah menyentuh titik terendah dalam siklus ini pada awal tahun. Jika benar, maka kenaikan kecil yang terjadi saat ini bisa menjadi awal dari tren baru yang lebih panjang.

Berikut adalah rincian harga beberapa aset kripto utama pada perdagangan akhir pekan:

Aset Kripto Perubahan (%) Harga Terkini (USD)
Bitcoin +0,5% 73.846,1
Ethereum +0,5% 2.023,63
XRP +1,7% 1,34
Solana +1,0%
Cardano +1,2%
Dogecoin +1,1%

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Data bersifat referensial dan tidak mengikat.

Alternatif Investasi dan Strategi Jangka Pendek

Bagi investor yang ingin tetap berada di pasar kripto meski dalam kondisi yang tidak menentu, beberapa langkah bisa dipertimbangkan. Pertama, diversifikasi portofolio tetap menjadi kunci. Tidak semua altcoin mengalami koreksi yang sama dalam persentase, seperti yang terlihat pada performa XRP dan Solana yang relatif lebih kuat.

1. Fokus pada Aset dengan Fundamental Kuat

Aset seperti Ethereum dan Solana yang memiliki ekosistem yang terus berkembang bisa menjadi pilihan yang lebih stabil dibandingkan token dengan volatilitas tinggi. Meskipun tidak terbebas dari risiko, aset ini memiliki dasar teknologi yang lebih matang.

2. Gunakan Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA)

Menggunakan pendekatan DCA bisa membantu mengurangi risiko dari fluktuasi harga yang tinggi. Dengan membeli dalam jumlah kecil secara berkala, investor bisa memperoleh harga rata-rata yang lebih seimbang sepanjang waktu.

3. Waspadai Sentimen Jangka Pendek

Sentimen pasar kripto sangat rentan terhadap berita besar, baik itu dari geopolitik maupun kebijakan pemerintah. Investor perlu tetap waspada terhadap perubahan mendadak yang bisa terjadi kapan saja.

Penutup

Pergerakan Bitcoin akhir-akhir ini mencerminkan situasi pasar yang kompleks. Di satu sisi, ada tekanan dari faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik dan perlambatan arus dana. Di sisi lain, sejumlah indikator mulai menunjukkan kemungkinan pembalikan tren. Investor yang ingin bertahan di pasar perlu memperkuat strategi dan tetap mengikuti perkembangan terbaru secara cermat.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi.

Ryando Putra Jameni
Reporter at Pantai Teluk Awur

Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.