Multifinance

Airlangga Sebut ETF Emas Indonesia Berpotensi Ungguli Pasar India dan Singapura

Ryando Putra Jameni
×

Airlangga Sebut ETF Emas Indonesia Berpotensi Ungguli Pasar India dan Singapura

Sebarkan artikel ini
Airlangga Sebut ETF Emas Indonesia Berpotensi Ungguli Pasar India dan Singapura

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis bahwa Exchange Traded Fund (ETF) Emas Indonesia bisa menyaingi pasar emas di India dan Singapura dalam waktu yang tidak terlalu lama. Keyakinan ini didasari oleh potensi simpanan emas fisik nasional yang cukup besar, terutama di PT Pegadaian.

Salah satu faktor pendorong optimisme Airlangga adalah jumlah emas yang disimpan di Pegadaian mencapai 153 ton atau setara USD20 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa potensi pasar emas dalam negeri sangat besar dan bisa dimanfaatkan secara maksimal melalui instrumen keuangan modern seperti ETF Emas.

Potensi Pasar Emas Indonesia yang Menjanjikan

India dan Singapura selama ini dikenal sebagai negara dengan aktivitas pasar emas yang sangat tinggi. Namun, dengan jumlah emas fisik yang dimiliki Indonesia, Airlangga meyakini bahwa posisi ini bisa segera menyusul bahkan melampaui keduanya.

  1. Emas di Pegadaian mencapai 153 ton senilai USD20 miliar
  2. Volume ini menjadi modal awal yang kuat untuk pengembangan ETF Emas nasional
  3. Dengan infrastruktur keuangan yang terus berkembang, likuiditas emas bisa meningkat

ETF Emas juga menawarkan alternatif investasi yang menarik bagi industri keuangan nonbank seperti perusahaan asuransi. Banyak institusi ini yang memiliki keterbatasan dalam menyimpan atau membeli emas fisik secara langsung. Dengan ETF, mereka bisa ikut berpartisipasi dalam pasar emas secara lebih fleksibel.

Sejarah Bursa dan Komoditas Nusantara

Airlangga juga mengingatkan bahwa sejarah perdagangan komoditas di Indonesia sudah sangat panjang. Ia menyebut Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) sebagai salah satu perusahaan publik pertama di dunia yang bergerak di bidang komoditas.

Nilai kapitalisasi VOC saat ini jika dihitung ulang bisa mencapai USD7 hingga USD8 triliun. Angka ini berasal dari perdagangan komoditas Nusantara yang menjadi andalan VOC selama berabad-abad.

Kalau dulu VOC bisa menjadi raksasa karena komoditas, kini Indonesia punya kesempatan untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih modern dengan komoditas yang sama, termasuk emas.

Peran ETF Emas dalam Memperdalam Sektor Keuangan

ETF Emas bukan sekadar instrumen investasi biasa. Produk ini bisa menjadi bagian dari strategi pengembangan sektor keuangan yang lebih dalam dan inklusif.

ETF Emas memberikan manfaat seperti:

  • Likuiditas tinggi karena diperdagangkan di bursa
  • Diversifikasi portofolio investasi yang lebih sehat
  • Akses investasi emas yang lebih terjangkau dan transparan

Selain itu, ETF Emas juga bisa menjadi solusi bagi investor ritel yang ingin ikut bermain di pasar emas tanpa harus membeli emas fisik secara langsung.

Perlakuan Pajak dan Regulasi yang Mendukung

Salah satu tantangan dalam mengembangkan pasar ETF Emas adalah regulasi, khususnya terkait pajak. Pemerintah saat ini sedang mengkaji ulang perlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPh Pasal 22 terhadap transaksi Electronic Gold Receipt (EGR).

Harapan ke depannya adalah agar transaksi EGR mendapat perlakuan yang setara dengan instrumen keuangan lainnya di pasar modal. Ini penting agar investor tidak terbebani biaya tambahan yang bisa mengurangi daya tarik produk.

Berikut adalah perbandingan potensi pasar emas:

Negara Volume Emas (Ton) Nilai Perkiraan (USD) Status Pasar
Indonesia 153 2 miliar Berkembang
India ±2.500 ±100 miliar Matang
Singapura ±100 ±5 miliar Matang

Disclaimer: Data bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global dan kebijakan pemerintah.

Langkah Strategis Pengembangan ETF Emas

Untuk mewujudkan target menyaingi India dan Singapura, beberapa langkah strategis perlu dilakukan secara terpadu. Mulai dari infrastruktur pasar modal hingga edukasi investor.

  1. Peningkatan infrastruktur pasar modal untuk mendukung transaksi ETF Emas
  2. Penyederhanaan regulasi dan perlakuan pajak agar lebih investor-friendly
  3. Edukasi masyarakat tentang manfaat dan cara investasi melalui ETF Emas

Langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan volume transaksi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah pasar emas global.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meskipun potensi pasar besar, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah rendahnya literasi keuangan masyarakat terhadap instrumen investasi modern seperti ETF. Banyak orang masih lebih memilih menyimpan emas dalam bentuk fisik.

Namun, dengan pendekatan yang tepat dan dukungan pemerintah, peluang untuk mengubah kebiasaan ini sangat terbuka. Apalagi saat ini minat terhadap investasi semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda.

Menjadi Pemain Utama di Pasar Emas Global

Jika strategi yang dijalankan tepat, ETF Emas Indonesia bisa menjadi salah satu instrumen andalan dalam ekosistem keuangan nasional. Dengan jumlah emas fisik yang besar dan sejarah perdagangan komoditas yang kuat, Indonesia punya modal awal yang sangat baik.

Yang dibutuhkan sekarang adalah eksekusi yang konsisten dan kolaborasi antara regulator, bursa, serta pelaku industri keuangan lainnya.

ETF Emas bukan hanya soal investasi. Ini adalah bagian dari transformasi ekonomi yang lebih besar, di mana komoditas lokal bisa menjadi aset strategis di pasar global. Dan langkah awalnya sudah dimulai.

Ryando Putra Jameni
Reporter at Pantai Teluk Awur

Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.