Ilustrasi THR dan emas jadi sorotan utama dalam berita ekonomi terpopuler pekan ini. Menjelang Idulfitri 1447 H, kabar pencairan THR untuk ASN, TNI, dan Polri mulai ramai dibahas. Di sisi lain, harga emas Antam juga mengalami penurunan cukup signifikan, turun Rp21 ribu per gram dalam dua hari terakhir. Keduanya jadi perhatian publik, terutama kalangan pegawai negeri dan investor logam mulia.
Tak hanya itu, sejumlah isu penting lainnya juga mencuri perhatian. Mulai dari fluktuasi harga perak, kesiapan BRI menyalurkan uang tunai Rp25 triliun menjelang Ramadan dan Idulfitri, hingga potensi lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah. Semua ini jadi bagian dari dinamika ekonomi yang makin menarik untuk diikuti.
THR ASN 2026 Sudah Cair Bertahap
Menjelang Idulfitri, THR jadi salah satu komponen penting yang ditunggu-tunggu oleh ASN, TNI, dan Polri. THR bukan cuma tunjangan biasa, tapi juga hak pegawai yang diatur dalam undang-undang. Tahun ini, pemerintah mulai mencairkan THR secara bertahap untuk memastikan distribusi dana berjalan lancar dan tepat sasaran.
1. Jadwal Pencairan THR ASN 2026
Pencairan THR dilakukan dalam beberapa tahap agar tidak membebani APBN sekaligus. Tahap pertama biasanya disalurkan ke instansi pemerintah yang langsung terlibat dalam persiapan Idulfitri, seperti Kementerian Agama dan BNPB. Tahap berikutnya menyasar ASN di daerah, dengan penyesuaian anggaran dari masing-masing daerah.
2. Besaran THR ASN 2026
THR untuk ASN umumnya setara dengan gaji pokok selama satu bulan. Namun, besaran ini bisa berbeda tergantung masa kerja dan jabatan. ASN yang sudah bekerja lebih dari 12 bulan berhak mendapatkan THR penuh, sementara yang belum genap masa kerjanya akan mendapat THR proporsional.
3. Cek Rekening Secara Berkala
Sebagai langkah antisipasi, ASN disarankan untuk memastikan data rekening gaji sudah benar dan aktif. Pencairan THR dilakukan melalui saluran resmi pemerintah, jadi tidak ada pungutan tambahan atau biaya administrasi.
Harga Emas Antam Turun, Diskon Rp21 Ribu
Harga emas batangan dari PT Antam kembali turun cukup mencolok. Dalam dua hari terakhir, harga emas anjlok Rp21 ribu per gram. Penurunan ini jadi kabar baik bagi calon pembeli, tapi bisa jadi tantangan bagi investor jangka pendek.
1. Harga Emas Hari Ini
Per Jumat, 13 Maret 2026, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram dibanderol di angka Rp3.021.000. Angka ini turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp3.042.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah harga emas dunia yang juga melemah akibat penguatan dolar AS.
2. Harga Emas dalam Sepekan
| Hari | Harga Emas 1 Gram (Rp) |
|---|---|
| Senin, 9 Maret | 3.065.000 |
| Selasa, 10 Maret | 3.058.000 |
| Rabu, 11 Maret | 3.045.000 |
| Kamis, 12 Maret | 3.042.000 |
| Jumat, 13 Maret | 3.021.000 |
Penurunan harga emas dalam sepekan ini cukup konsisten, meski tidak selalu linier. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh sentimen pasar global, termasuk kebijakan moneter dari The Fed dan kondisi geopolitik internasional.
3. Strategi Investasi Emas di Tengah Penurunan
Investor yang memantau harga emas bisa memanfaatkan penurunan ini sebagai peluang beli. Namun, penting untuk tidak terjebak pada "timing the market". Lebih baik tetap menggunakan pendekatan rata-rata cost averaging agar risiko lebih terdistribusi.
Harga Perak Antam Juga Melemah
Tak hanya emas, harga perak Antam juga mengalami penurunan. Perak sering dijadikan alternatif investasi yang lebih terjangkau dibandingkan emas, tapi tetap memiliki potensi keuntungan.
1. Harga Perak Antam Hari Ini
Per Jumat, harga perak Antam diperdagangkan di angka Rp53.150 per gram. Angka ini turun dari Rp54.000 pada perdagangan sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan tren harga logam mulia secara global.
2. Perbandingan Harga Emas vs Perak
| Logam | Harga per Gram (Rp) |
|---|---|
| Emas | 3.021.000 |
| Perak | 53.150 |
Perbandingan harga menunjukkan bahwa perak jauh lebih terjangkau, tapi juga lebih volatil. Investor yang ingin mulai dari nominal kecil bisa mempertimbangkan perak sebagai pilihan awal.
BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Ramadan-Idulfitri
Bank BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun menjelang Ramadan dan Idulfitri. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode paling sibuk dalam setahun.
1. Tujuan Penyaluran Uang Tunai
Uang tunai ini dialokasikan untuk memperlancar transaksi di sektor ritel, distribusi sembako, dan kebutuhan lebaran lainnya. Selain itu, BRI juga memperkuat sistem distribusi digital agar lebih banyak transaksi bisa dilakukan secara non-tunai.
2. Strategi Distribusi
Penyaluran dilakukan melalui jaringan kantor cabang dan unit BRI di seluruh Indonesia. Distribusi juga disesuaikan dengan pola transaksi di masing-masing wilayah, terutama di daerah dengan mobilitas tinggi menjelang lebaran.
Lonjakan Harga Minyak Bisa Berlangsung Lama
Lonjakan harga minyak global jadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi nasional. Terutama jika konflik di Timur Tengah berlangsung lama, maka tekanan pada harga energi akan terus berlanjut.
1. Dampak pada Ekonomi Indonesia
Indonesia sebagai negara pengimpor minyak mentah akan merasakan dampak langsung dari kenaikan harga minyak. Inflasi bisa terdorong naik, terutama pada sektor transportasi dan produksi barang.
2. Respons Pemerintah
Pemerintah perlu bersiap dengan kebijakan mitigasi, seperti peningkatan subsidi energi atau percepatan transisi ke energi terbarukan. Kebijakan ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas makro ekonomi.
Disclaimer
Data harga emas, perak, dan THR bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan pemerintah. Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data terkini hingga 13 Maret 2026 dan hanya bersifat informasi umum, bukan rekomendasi investasi.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.












