Pemerintah terus memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan transparan. Salah satu upaya terbaru adalah penggunaan sistem peringkat berdasarkan Desil, yang menentukan seberapa besar kemungkinan seseorang atau keluarga untuk menerima bantuan dari negara. Dengan sistem ini, masyarakat bisa lebih mudah memahami jenis bansos yang berhak diterima, terutama menjelang momen penting seperti Hari Raya Idulfitri.
Saat ini, percepatan penyaluran bansos sedang digenjot agar bisa sampai ke tangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebelum Lebaran. Hal ini penting karena bansos menjadi salah satu penopang kebutuhan dasar, terutama bagi keluarga yang berada di Desil 1 hingga 6. Melalui data tunggal sosial ekonomi (DTSEN), pemerintah bisa memetakan siapa saja yang termasuk dalam kategori rentan dan berhak mendapat bantuan.
Memahami Klasifikasi Desil dalam Bansos
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan berdasarkan data sosial ekonomi yang dikumpulkan pemerintah. Setiap keluarga diberi peringkat dari Desil 1 hingga 10. Semakin rendah angka desilnya, semakin besar kemungkinan keluarga tersebut mendapat bantuan.
Desil 1 dan 2 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Mereka menjadi prioritas utama dalam penyaluran bansos karena termasuk dalam kategori sangat miskin atau rentan. Sementara Desil 3 hingga 6 juga masih berpeluang mendapat bantuan, meskipun tidak sebanyak Desil 1 dan 2.
Untuk mengetahui posisi desil, masyarakat bisa mengeceknya secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kementerian Sosial dan instansi terkait lainnya. Cukup dengan memasukkan NIK dan domisili sesuai KTP, maka informasi kepesertaan bansos dan peringkat desil bisa langsung dilihat.
Berikut adalah rincian bantuan berdasarkan pengelompokan desil:
| Desil | Kategori Kesejahteraan | Jenis Bansos yang Berhak Diterima |
|---|---|---|
| 1 dan 2 | Sangat miskin / Rentan | PKH, BPNT, atau kombinasi keduanya (PKH+BPNT) |
| 3 dan 4 | Miskin / Hampir miskin | BPNT, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau bantuan lain tergantung kebijakan daerah |
| 5 dan 6 | Menengah bawah | Bantuan terbatas, biasanya dalam program tertentu seperti bantuan pangan atau sembako |
Tahapan dan Cara Mengecek Desil Secara Mandiri
Mengetahui posisi desil sangat penting agar tidak ketinggalan informasi soal bansos yang tersedia. Untungnya, proses pengecekan bisa dilakukan secara mandiri dan cukup mudah.
1. Instal Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan bisa diunduh secara gratis. Setelah terpasang, buka aplikasi dan pilih menu pengecekan desil.
2. Masukkan Data Diri
Isi data NIK dan domisili sesuai dengan KTP. Pastikan data yang dimasukkan benar agar hasilnya akurat.
3. Lihat Hasil dan Peringkat Desil
Setelah data diverifikasi, aplikasi akan menampilkan informasi lengkap tentang status kepesertaan bansos dan peringkat desil. Jika masuk dalam Desil 1 hingga 6, kemungkinan besar akan ada rekomendasi bansos yang bisa diterima.
Jenis Bansos yang Diterima Berdasarkan Desil
Setiap kelompok desil memiliki hak yang berbeda dalam menerima bantuan. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai jenis bansos yang biasanya diterima sesuai dengan kelompok desil.
Bantuan PKH (Program Keluarga Harapan)
PKH ditujukan untuk keluarga yang berada di Desil 1 dan 2. Bantuan ini berupa uang tunai yang diberikan setiap bulan untuk membantu kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan anak serta ibu hamil.
Bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
BPNT diberikan dalam bentuk elektronik seperti kartu yang bisa digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya di toko mitra pemerintah. Bansos ini biasanya diterima oleh keluarga di Desil 1 hingga 4.
Bantuan Lainnya
Untuk keluarga di Desil 5 dan 6, bantuan yang diterima biasanya bersifat sementara atau tergantung pada kebijakan daerah. Misalnya bantuan sembako menjelang Lebaran atau bantuan dalam bentuk program khusus dari gubernur atau bupati setempat.
Tips agar Tidak Ketinggalan Bansos Menjelang Lebaran
Menjelang Lebaran, pemerintah biasanya menyalurkan bansos tambahan untuk membantu kebutuhan hari raya. Agar tidak ketinggalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Cek Desil Secara Berkala
Pastikan posisi desil selalu diperbarui. Kadang, perubahan kondisi ekonomi bisa memengaruhi peringkat desil seseorang.
2. Pantau Informasi Resmi
Ikuti akun resmi Kementerian Sosial dan instansi terkait di media sosial untuk mendapat informasi terbaru soal penyaluran bansos.
3. Pastikan Data Terdaftar dengan Benar
Salah satu penyebab seseorang tidak menerima bansos adalah karena data yang salah atau tidak lengkap. Pastikan data diri dan domisili sudah sesuai dengan yang terdaftar di sistem.
Disclaimer
Informasi terkait bansos dan peringkat desil dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini. Data yang ditampilkan dalam aplikasi atau situs resmi merupakan hasil pembaruan terakhir dan bisa saja mengalami perubahan. Disarankan untuk selalu mengecek secara berkala melalui sumber resmi untuk informasi terbaru.
Dengan sistem desil ini, pemerintah berharap bansos bisa lebih tepat sasaran dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Terutama menjelang Lebaran, bantuan ini menjadi harapan bagi banyak keluarga untuk bisa merayakan hari raya dengan lebih tenang.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












