Multifinance

Pertamina Tingkatkan Komitmen HSSE untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ketahanan Energi Nasional

Bintang Fatih Wibawa
×

Pertamina Tingkatkan Komitmen HSSE untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Pertamina Tingkatkan Komitmen HSSE untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ketahanan Energi Nasional

Pertamina terus memperkuat fondasi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional dan mendukung ketahanan energi nasional. Dalam era di mana pertumbuhan bisnis semakin pesat dan ekspansi operasional terus meluas, standar keselamatan menjadi salah satu elemen krusial yang harus terus ditingkatkan. Langkah konkret diambil melalui penyelenggaraan HSSE Jambore I Tahun 2026 yang digelar di HSE Training Center, Sungai Gerong, Palembang.

Dengan tema "Energizing One Pertamina: Operational Capability Assurance", acara ini menjadi ajang penting untuk menyelaraskan komitmen keselamatan di seluruh unit bisnis Pertamina Group. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menekankan bahwa HSSE bukan sekadar prosedur yang harus dipatuhi, tetapi menjadi sistem yang memastikan operasi berjalan aman, andal, dan berkelanjutan. Menurutnya, semakin tinggi target yang ingin dicapai, semakin kokoh pula fondasi HSSE yang harus dibangun.

Menguatkan Budaya HSSE di Tengah Tantangan Bisnis Modern

Pertamina saat ini berada di tengah transformasi besar. Bisnis yang semakin kompleks, teknologi yang terus berkembang, dan ekspansi operasional yang meluas ke berbagai wilayah menuntut pendekatan yang lebih matang dalam hal manajemen risiko. HSSE menjadi salah satu pilar utama dalam memastikan bahwa semua proses berjalan tanpa mengorbankan keselamatan.

Simon Mantiri juga menyampaikan bahwa kinerja HSSE Pertamina sepanjang tahun ini menunjukkan tren positif. Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh menimbulkan rasa lengah. Risiko selalu ada, dan kewaspadaan harus terus dijaga. Ia menekankan pentingnya budaya eling lan waspodo (waspada dan perhatian) dalam setiap aktivitas operasional.

1. Penguatan Kompetensi SDM

Salah satu fokus utama dalam penguatan HSSE adalah peningkatan kompetensi SDM. Tanpa SDM yang memahami dan menerapkan prinsip keselamatan dengan baik, sulit untuk menjaga konsistensi operasional. Oleh karena itu, pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam proses ini.

2. Visible Leadership dari Manajemen Puncak

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menekankan pentingnya visible leadership. Pemimpin harus hadir langsung di lapangan, berdialog dengan pekerja, dan memastikan bahwa setiap aktivitas dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan. Termasuk kemampuan untuk menghentikan pekerjaan jika ditemukan potensi risiko tinggi.

3. Penyelarasan Standar HSSE di Seluruh Unit Bisnis

HSSE Jambore I 2026 menjadi wadah penting untuk menyelaraskan standar keselamatan di seluruh unit bisnis Pertamina Group. Dengan adanya penyelarasan ini, diharapkan tidak ada celah dalam penerapan prinsip keselamatan, terlepas dari lokasi atau jenis operasi yang dijalankan.

Komitmen Jangka Panjang untuk Ketahanan Energi Nasional

Komitmen Pertamina terhadap HSSE bukanlah hal baru. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan terhadap keselamatan mulai lebih terintegrasi dan strategis. Ini sejalan dengan visi Pertamina untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Peningkatan kinerja HSSE tidak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga pada kepercayaan publik, reputasi perusahaan, serta keberlanjutan bisnis jangka panjang. Dengan menjaga fondasi HSSE yang kuat, Pertamina dapat terus tumbuh dan berinovasi tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

4. Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Keselamatan

Teknologi menjadi salah satu alat penting dalam memperkuat sistem HSSE. Dari sistem monitoring real-time hingga penggunaan wearable device untuk pekerja lapangan, teknologi membantu mengurangi risiko dan meningkatkan respons terhadap potensi bahaya.

5. Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan

HSSE bukanlah sistem yang statis. Setiap proses harus terus dievaluasi dan diperbaiki berdasarkan data aktual dan pengalaman lapangan. Melalui pendekatan berkelanjutan ini, Pertamina dapat terus meningkatkan kualitas sistem keselamatannya.

6. Keterlibatan Seluruh Lini dalam Budaya Keselamatan

Budaya keselamatan tidak bisa dibangun hanya oleh manajemen puncak. Setiap individu, dari pekerja lapangan hingga staf kantor, harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan. Ini menjadi bagian dari prinsip "safety is everyone’s responsibility".

Tabel Perbandingan Capaian HSSE Sebelum dan Sesudah Penguatan Budaya

Aspek Sebelum Penguatan HSSE Setelah Penguatan HSSE
Tingkat kecelakaan kerja Tinggi, dengan frekuensi insiden yang cukup signifikan Menurun drastis, dengan kontrol yang lebih ketat
Keterlibatan manajemen Terbatas, lebih bersifat formalitas Aktif dan terlibat langsung di lapangan
Kepatuhan terhadap prosedur Sebagian besar hanya diikuti secara parsial Kepatuhan tinggi, didukung oleh sistem monitoring
Kesiapan respons darurat Terbatas, tergantung lokasi Standar nasional, respons cepat dan terkoordinasi

Menjaga Momentum untuk Terus Tumbuh dengan Aman

HSSE Jambore I 2026 bukan sekadar acara tahunan. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen keselamatan dan menjaga konsistensi dalam penerapan prinsip HSSE di seluruh lini operasional. Dengan fokus pada pengembangan SDM, pemanfaatan teknologi, dan keterlibatan aktif dari seluruh level organisasi, Pertamina terus membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat sesuai dengan kondisi dan pencapaian HSSE Pertamina hingga tahun 2026. Capaian dan kebijakan dapat berubah seiring waktu dan perkembangan operasional perusahaan.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at Pantai Teluk Awur

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.