Ilustrasi, bitcoin. Foto: theguardian.com
Harga bitcoin terjun bebas ke level USD78 ribu dalam sepekan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik, khususnya kebuntuan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen pasar yang tadinya positif berubah drastis seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Investor yang semula optimis mulai mengerek spanduk penjualan. Aset digital yang sempat melonjak ke atas USD82 ribu hanya beberapa hari lalu, kini harus rela terpuruk. Tidak hanya bitcoin, seluruh kripto ikut terseret dalam tekanan jual yang masif.
Kebuntuan AS-Iran Picu Ketidakpastian Pasar
Ketegangan antara AS dan Iran bukan hal baru. Namun kali ini, kebuntuan dalam proses diplomasi membawa dampak nyata ke pasar finansial global. Pasar bereaksi cepat karena khawatir akan eskalasi konflik yang bisa memicu gangguan pasokan minyak global.
- Sentimen negatif terus menghiasi perdagangan kripto sejak rilis data inflasi yang lebih tinggi dari prediksi.
- Investor mulai menarik dana dari aset berisiko, termasuk kripto, dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Inflasi Tinggi Jadi Pemicu Penyesuaian Suku Bunga
Data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS menunjukkan angka yang lebih panas dari ekspektasi. Ini membuat ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve kian kabur. Malah, sejumlah analis mulai menyebut kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan.
- Inflasi konsumen naik 3,4% tahun ke tahun
- Inflasi produsen naik 2,3% tahun ke tahun
- Yield obligasi 10 tahun AS menyentuh 4,5%
Kenaikan yield obligasi membuat aset berisiko seperti kripto kurang menarik. Investor cenderung memindahkan portofolio ke instrumen yang menawarkan imbal hasil lebih stabil.
Aksi Likuidasi di Pasar Kripto Capai USD581 Juta
Dalam waktu 24 jam terakhir, sekitar USD581 juta nilai posisi perdagangan kripto dilikuidasi. Mayoritas berasal dari taruhan beli berlevier yang gagal bertahan di tengah volatilitas tinggi.
| Aset Kripto | Likuidasi (USD) |
|---|---|
| Bitcoin (BTC) | 189 juta |
| Ethereum (ETH) | 151 juta |
| Altcoin Lainnya | 241 juta |
Bitget menjadi bursa dengan likuidasi otomatis terbesar, mencatat USD21,59 juta dari posisi BTCUSDT. Ini menunjukkan betapa rapuhnya sentimen pasar saat ini.
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
Harga minyak mentah kembali melonjak ke atas USD105 per barel. Penyebab utamanya adalah potensi gangguan pasokan akibat ketegangan di Selat Hormuz. Jalur pengiriman strategis ini menjadi fokus utama karena sebagian besar ekspor minyak Iran melintas di sini.
Lonjakan harga minyak memperburuk tekanan inflasi global. Ini menambah beban investor yang sudah terjebak dalam ketidakpastian makroekonomi.
Update Harga Kripto Terkini
Seluruh kelas aset kripto mengalami tekanan jual yang kuat. Tidak ada yang mampu bertahan di zona hijau. Berikut rincian harga terkini:
| Kripto | Harga | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | USD78.231,0 | -1,3% |
| Ethereum (ETH) | USD2.178,25 | -2,3% |
| XRP | USD1,4141 | -1,9% |
| Solana (SOL) | USD98,50 | -3,5% |
| BNB | USD512,30 | -2,6% |
| Cardano (ADA) | USD0,78 | -2,7% |
| Dogecoin (DOGE) | USD0,12 | -3,31% |
| $TRUMP | USD8,95 | -2,9% |
RUU Clarity Act Tidak Cukup Tahan Sentimen Negatif
Sepekan lalu, pasar sempat bergairah karena kemajuan RUU Clarity Act di Senat AS. Undang-undang ini diharapkan bisa memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto. Namun, optimisme itu pupus begitu data ekonomi dan geopolitik mulai mengganggu.
Regulasi yang lebih jelas memang penting. Tapi saat tekanan eksternal begitu besar, bahkan regulasi positif pun sulit menahan laju penurunan harga.
Investor Harus Waspada dengan Volatilitas Makro
Sentimen pasar saat ini sangat rapuh. Investor yang ingin bertahan di tengah gejolak ini perlu memperhatikan beberapa hal penting:
- Pantau data inflasi dan kebijakan Fed secara berkala karena keduanya berpengaruh langsung ke aliran dana ke aset berisiko.
- Hindari posisi leverage berlebihan karena likuidasi bisa terjadi dalam hitungan menit saat volatilitas tinggi.
- Diversifikasi portofolio agar tidak terlalu terpapar risiko dari satu aset saja.
Disclaimer
Harga kripto sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Data yang disajikan bersifat terkini hingga 17 Mei 2026 dan dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Keputusan investasi sebaiknya diambil setelah pertimbangan matang dan analisis risiko yang sesuai.
Ryando Putra Jameni merupakan jurnalis dan editor konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Ryando berkomitmen menghadirkan informasi keuangan yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.












