Multifinance

Mengapa Gaji Dua Digit Sering Dipahami Keliru dalam Dunia Kerja Modern Ini Penjelasannya-Edukasi Ekonomi

Muhammad Rizal Veto
×

Mengapa Gaji Dua Digit Sering Dipahami Keliru dalam Dunia Kerja Modern Ini Penjelasannya-Edukasi Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Mengapa Gaji Dua Digit Sering Dipahami Keliru dalam Dunia Kerja Modern Ini Penjelasannya-Edukasi Ekonomi

Gaji dua digit sering jadi bahan obrolan ringan di media sosial atau percakapan sehari-hari. Tapi, sebenarnya apa arti sebenarnya dari istilah ini? Banyak orang mengira bahwa gaji dua digit berarti jumlah penghasilan yang sangat rendah. Padahal, maknanya bisa berbeda tergantung konteks dan satuan yang digunakan. Kadang, dua digit bisa terdengar rendah, tapi bisa juga menghasilkan angka yang lumayan besar.

Misalnya, gaji dua digit bisa berarti Rp 10 juta hingga Rp 99 juta per bulan, tergantung apakah yang dimaksud adalah ribuan, jutaan, atau bahkan ratusan. Makin banyak nol di belakang angka, makin mudah orang salah paham. Jadi, penting untuk memahami konteksnya agar tidak salah mengartikan angka.

Memahami Istilah "Gaji 2 Digit"

Sebenarnya, gaji dua digit adalah istilah yang mengacu pada jumlah angka dalam nominal gaji. Jika seseorang mengatakan gajinya dua digit, berarti nominal gajinya terdiri dari dua angka saja. Misalnya, Rp 90 juta (dua digit), bukan Rp 100 juta (tiga digit). Tapi, ini juga bisa berarti Rp 10 hingga Rp 99, tergantung satuan yang digunakan.

Istilah ini sering muncul di media sosial, terutama di komunitas pekerja muda atau freelancer yang ingin terlihat humble. Padahal, bisa jadi nominalnya masih sangat layak untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi, tidak semua yang berlabel dua digit itu kecil.

1. Satuan yang Sering Disalahpahami

Salah satu penyebab kesalahpahaman adalah satuan yang digunakan. Gaji dua digit bisa berarti:

  • Rp 10 hingga Rp 99 (dalam ribu rupiah)
  • Rp 100 hingga Rp 990 (dalam puluhan ribu)
  • Rp 1 juta hingga Rp 9,9 juta (dalam jutaan rupiah)

Misalnya, seseorang bilang gajinya "2 digit", tapi ternyata yang dimaksud adalah 2 digit dalam satuan jutaan. Artinya, gajinya bisa mencapai Rp 9,9 juta. Bukan jumlah yang kecil, bukan?

2. Perbedaan Konteks di Berbagai Profesi

Di kalangan freelancer atau pebisnis online, istilah dua digit sering digunakan untuk menyamarkan nominal agar tidak terkesan pamer. Padahal, bisa jadi hasilnya justru malah terdengar merendah.

Di sektor formal seperti BUMN atau swasta, gaji biasanya disebut dalam nominal penuh. Tapi di kalangan kreatif atau startup, istilah dua digit ini lebih umum digunakan sebagai bahasa sehari-hari yang ringkas.

3. Cara Menghindari Kesalahpahaman

Agar tidak salah paham, penting untuk bertanya lebih lanjut atau memberikan konteks yang jelas. Misalnya:

  • “Gaji saya dua digit, maksudnya 2 digit jutaan.”
  • “Gaji saya dua digit, artinya antara 5 sampai 8 juta.”

Dengan menambahkan satuan atau rentang angka, komunikasi jadi lebih jelas dan tidak menimbulkan kebingungan.

Perbandingan Gaji Dua Digit di Berbagai Bidang

Untuk lebih memahami, berikut tabel perbandingan rentang gaji dua digit berdasarkan satuan yang digunakan:

Satuan Rentang Gaji (Rp) Keterangan
Ribuan 10.000 – 99.000 Cocok untuk upah harian/paruh waktu
Puluhan ribu 100.000 – 990.000 Umum untuk pekerja freelance kecil
Jutaan 1.000.000 – 9.900.000 Rentang gaji dua digit yang sering digunakan di media sosial

Tabel ini menunjukkan bahwa gaji dua digit bisa sangat berbeda tergantung satuan yang digunakan. Jadi, tidak semua dua digit itu rendah.

Mengapa Istilah Ini Sering Digunakan?

Istilah dua digit sering muncul karena beberapa alasan:

  • Privasi: Tidak ingin menyebutkan jumlah pasti.
  • Kesederhanaan: Lebih mudah diucapkan dalam percakapan.
  • Kesan humble: Terkesan tidak pamer walau nominalnya tinggi.
  • Bahasa gaul: Banyak digunakan di kalangan muda dan media sosial.

Namun, penggunaan istilah ini tanpa konteks bisa menimbulkan kesalahpahaman. Terutama di kalangan yang belum paham betul arti sebenarnya.

Tips Menggunakan Istilah "Gaji Dua Digit" dengan Tepat

Agar tidak menimbulkan salah paham, berikut beberapa tips yang bisa digunakan:

1. Sertakan Satuan atau Rentang

Contoh:

  • “Gaji saya dua digit, antara 5 sampai 9 juta.”
  • “Gaji saya dua digit jutaan.”

Dengan begini, lawan bicara bisa langsung paham tanpa harus menebak-nebak.

2. Gunakan Bahasa yang Jelas Saat Formal

Di lingkungan profesional, lebih baik menyebutkan nominal secara jelas. Misalnya, “Gaji saya sekitar 7 juta per bulan.” Ini lebih profesional dan tidak ambigu.

3. Jangan Terlalu Sering Gunakan Istilah Ini

Terlalu sering menggunakan istilah dua digit bisa terkesan tidak jujur atau terlalu samar. Gunakan saat benar-benar diperlukan saja.

Kesimpulan

Gaji dua digit bukan berarti gaji kecil. Semua tergantung pada satuan yang digunakan. Bisa jadi dua digit dalam jutaan, atau dua digit dalam ribuan. Yang penting adalah konteks dan cara menyampaikannya.

Penggunaan istilah ini bisa efektif untuk menjaga privasi atau terdengar humble. Tapi, jika tidak disertai konteks yang jelas, bisa menimbulkan kesalahpahaman. Jadi, penting untuk selalu menyampaikan informasi dengan tepat dan jelas.

Disclaimer: Angka dan rentang gaji bisa berubah tergantung kondisi ekonomi, lokasi, dan sektor pekerjaan. Informasi ini hanya sebagai referensi umum dan bukan acuan mutlak.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Pantai Teluk Awur

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.