Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Permata Tbk (BNLI) tahun 2026 resmi menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk pengangkatan direktur baru dan pembagian dividen. Acara yang digelar secara hybrid di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026, menjadi momen penting dalam konsolidasi kepemimpinan dan rencana strategis bank ke depan.
Melalui platform eASY.KSEI, seluruh agenda RUPST berjalan lancar dan efisien. Sebanyak enam poin utama disetujui, mulai dari pengesahan laporan keuangan hingga penetapan remunerasi dewan direksi. Salah satu keputusan penting adalah pengangkatan Sorakrit Phruthanontachai sebagai direktur baru, yang membawa pengalaman lebih dari dua dekade di Bangkok Bank.
Persetujuan Utama dalam RUPST Permata Bank 2026
RUPST tahun ini membahas sejumlah agenda strategis yang berdampak langsung pada kinerja dan tata kelola perusahaan. Setiap poin disetujui secara kolektif oleh pemegang saham, menunjukkan sinergi antara manajemen dan investor.
1. Pengesahan Laporan Tahunan dan Keuangan 2025
Laporan Tahunan 2025 serta laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025 telah disetujui. Langkah ini menjadi dasar transparansi dan akuntabilitas keuangan bank di hadapan publik dan regulator.
2. Penggunaan Laba Bersih dan Pembagian Dividen
Sebesar Rp3,6 triliun laba bersih tahun 2025 dialokasikan untuk berbagai kebutuhan perusahaan. Sebagian besar, yaitu sekitar Rp1,266 triliun (bruto), disetujui untuk dibagikan sebagai dividen tunai. Nilainya mencapai Rp35 per saham, memberikan apresiasi langsung kepada para pemegang saham.
3. Penunjukan Auditor dan Honorarium
Pemegang saham juga menyetujui penunjukan kantor akuntan publik untuk audit tahun buku 2026. Besaran honorarium dan syarat penunjukan juga telah ditetapkan untuk memastikan independensi dan profesionalisme audit.
4. Pengangkatan Ulang Dewan Komisaris dan Direksi
Anggota dewan komisaris dan direksi yang menjabat saat ini akan melanjutkan periode 2026 hingga 2029. Ini menunjukkan kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja dan kompetensi tim manajemen.
5. Pengangkatan Direktur Baru
Sorakrit Phruthanontachai secara resmi diangkat sebagai direktur baru. Pengangkatannya tunduk pada persetujuan regulator terkait, termasuk uji kemampuan dan kepatutan. Dengan pengalamannya di Bangkok Bank, ekspektasi terhadap kontribusinya sangat tinggi.
6. Penetapan Remunerasi dan Fasilitas Dewan Direksi
RUPST juga menyetujui besaran dan jenis remunerasi serta fasilitas lain bagi anggota dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah. Langkah ini bertujuan untuk menjaga motivasi dan kinerja tim pimpinan.
Profil Direktur Baru: Sorakrit Phruthanontachai
Sorakrit Phruthanontachai bukanlah nama asing di dunia perbankan Asia. Ia menghabiskan lebih dari 27 tahun dalam berbagai posisi strategis di Bangkok Bank, salah satu bank terbesar di Thailand.
Keahliannya mencakup pengelolaan risiko, digital banking, dan pengembangan bisnis lintas negara. Kehadirannya diharapkan bisa mempercepat transformasi digital Permata Bank serta memperkuat posisi bank di pasar regional.
Kinerja Keuangan Permata Bank di Tahun 2025
Tahun 2025 menjadi tahun yang solid bagi Permata Bank dari sisi kinerja keuangan. Laba setelah pajak mencapai Rp3,6 triliun, naik dari tahun-tahun sebelumnya. Total aset bank juga meningkat 3,6% menjadi Rp268,3 triliun.
Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 34,6%, sedangkan CET-1 mencapai 26,6%. Angka ini menunjukkan bahwa bank memiliki buffer modal yang kuat untuk menghadapi risiko dan mendukung pertumbuhan bisnis.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Terbaru
Berikut adalah susunan lengkap dewan komisaris dan direksi Permata Bank periode 2026-2029:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
- Komisaris: Chong Toh
- Komisaris: Niramarn Laisathit
- Komisaris: Chalit Tayjasanant
- Komisaris Independen: Haryanto Sahari
- Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
- Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
- Komisaris Independen: Riswinandi
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Meliza Musa Rusli
- Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani
- Direktur: Dayan Sadikin
- Direktur: Setiatno Budiman
- Direktur (Unit Usaha Syariah): Rudy Basyir Ahmad
- Direktur: Eddie Sajoga
- Direktur: Evi
- Direktur: Ahmad Mikail Madjid
- Direktur: Sorakrit Phruthanontachai
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua: Prof. Dr. H. Jaih, SE., MH., M.Ag
- Anggota: Asep Supyadillah
- Anggota: Habibullah
Apresiasi untuk Kinerja Sebelumnya
Komisaris Utama Permata Bank, Chartsiri Sophonpanich, menyampaikan apresiasi kepada direksi atas kinerja selama periode sebelumnya. Menurutnya, pencapaian di tahun 2025 menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan berkelanjutan.
“Kinerja ini tidak hanya menciptakan nilai bagi pemegang saham, tetapi juga memperkuat daya saing Permata Bank di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat,” ujar Chartsiri.
Visi Ke Depan: Bank yang Tumbuh Bersama Nasabah
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyampaikan bahwa bank akan terus berinovasi dalam layanan dan teknologi. Ia menegaskan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dari berbagai segmen.
“Kami ingin menjadi bank pilihan utama, baik untuk kebutuhan individu, bisnis, maupun keluarga lintas generasi,” kata Meliza.
Dengan dukungan penuh dari Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali, Permata Bank siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun-tahun mendatang.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari keterangan resmi Permata Bank terkait RUPST 2026. Angka dan keputusan yang disebutkan dapat berubah seiring dengan perkembangan regulasi atau kebijakan internal perusahaan. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi terbaru untuk informasi lebih akurat.
Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.












