Perbankan

Permata Bank Tegaskan Dedikasi dalam Memperluas Inklusi Keuangan Syariah Nasional

Muhammad Rizal Veto
×

Permata Bank Tegaskan Dedikasi dalam Memperluas Inklusi Keuangan Syariah Nasional

Sebarkan artikel ini
Permata Bank Tegaskan Dedikasi dalam Memperluas Inklusi Keuangan Syariah Nasional

Permata Bank kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di Tanah Air. Langkah ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi syariah nasional yang kian menjanjikan, baik dari segi aset maupun adopsi masyarakat. Tak hanya sebagai alternatif, ekonomi syariah kini telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan Indonesia.

Tren positif ini didorong oleh semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi, keadilan, dan keberlanjutan dalam pengelolaan keuangan. Permata Bank Syariah pun menjadikan momentum ini untuk memperkenalkan konsep “Syariah untuk Semua” sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya.

Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia

Angka dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa pada Oktober 2025, total aset perbankan syariah mencapai Rp1.028,18 triliun. Pertumbuhan tahunan mencatat 11,34%, angka tertinggi sejak industri ini eksis. Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada sistem keuangan yang berlandaskan prinsip syariah.

Selain itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat total aset keuangan syariah nasional melonjak dari Rp6.193 triliun pada 2021 menjadi Rp10.257 triliun pada 2025. Data ini menunjukkan bahwa ekosistem ekonomi syariah terus berkembang pesat dan menyentuh berbagai sektor.

Tahun Total Aset Keuangan Syariah Nasional
2021 Rp6.193 triliun
2025 Rp10.257 triliun

Indonesia juga meraih prestasi global dengan menempati posisi ketiga dalam Global Islamic Economy Indicator 2024-2025. Prestasi ini menunjukkan bahwa negara ini memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.

Visi Permata Bank Syariah: Syariah untuk Semua

Visi baru Permata Bank Syariah ini bukan sekadar tagline. Ini adalah komitmen nyata untuk membuat layanan keuangan syariah lebih inklusif dan mudah diakses oleh semua kalangan. Mulai dari generasi milenial hingga kalangan masyarakat mapan, Permata Bank ingin menjadi mitra finansial yang bisa diandalkan.

Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli menyampaikan bahwa visi ini lahir dari keyakinan bahwa nilai-nilai syariah seperti transparansi, keadilan, dan keberlanjutan harus menjadi landasan utama dalam setiap solusi keuangan. Ia menyampaikan hal ini saat acara Safari Ramadan 2026.

1. Meningkatkan Inklusi Keuangan

Langkah pertama dalam mewujudkan visi ini adalah dengan meningkatkan inklusi keuangan. Permata Bank Syariah terus mengembangkan produk-produk yang mudah dimengerti dan dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

2. Memperluas Jaringan Digital

Permata Bank juga fokus memperluas layanan digital agar lebih mudah digunakan di era serba online. Dengan aplikasi yang user-friendly, nasabah bisa mengelola keuangan mereka kapan saja dan di mana saja.

3. Mengedepankan Edukasi Keuangan

Edukasi menjadi bagian penting dalam pendekatan Permata Bank. Bank ini aktif menggelar seminar dan workshop untuk membantu masyarakat memahami prinsip-prinsip keuangan syariah secara praktis dan aplikatif.

Peran Rudy Basyir dalam Pengembangan Unit Syariah

Rudy Basyir Ahmad, Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank, memainkan peran penting dalam mengembangkan layanan syariah bank ini. Dalam acara HijrahFest Ramadan 2026, ia menyampaikan bahwa “Syariah untuk Semua” bukan hanya soal produk, tapi juga tentang pendekatan yang manusiawi dan inklusif.

Ia menekankan bahwa layanan keuangan syariah harus bisa menyentuh semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang baru pertama kali mengenal sistem ini. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah.

1. Fokus pada Kebutuhan Masyarakat Modern

Permata Bank Syariah tidak hanya menyediakan produk tabungan dan pembiayaan, tapi juga solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern. Misalnya produk investasi syariah yang fleksibel dan bebas riba.

2. Menyediakan Produk yang Mudah Dipahami

Bank ini juga memastikan bahwa setiap produk yang ditawarkan memiliki penjelasan yang ringkas dan mudah dicerna. Tujuannya agar nasabah tidak merasa asing atau bingung saat menggunakan layanan syariah.

3. Memberikan Nilai Lebih Lewat Layanan

Selain produk, Permata Bank juga menawarkan layanan tambahan seperti konsultasi keuangan gratis dan program edukasi berkelanjutan. Hal ini membantu nasabah merasa lebih tenang dalam mengelola keuangan mereka.

Tantangan dan Peluang di Depan

Meski pertumbuhan ekonomi syariah sangat positif, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah persepsi bahwa produk syariah masih rumit dan sulit diakses. Namun, dengan pendekatan yang tepat, seperti yang dilakukan Permata Bank, tantangan ini bisa dijadikan peluang.

Bank syariah juga perlu terus berinovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Termasuk dalam hal teknologi, pelayanan, dan desain produk yang lebih personal.

Kesimpulan

Permata Bank Syariah dengan komitmen “Syariah untuk Semua” menunjukkan bahwa bank ini tidak hanya peduli pada pertumbuhan bisnis, tapi juga pada dampak sosial yang dihasilkan. Dengan pendekatan inklusif dan edukatif, bank ini berpotensi menjadi salah satu pendorong utama ekosistem ekonomi syariah nasional.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari laporan resmi OJK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta pernyataan resmi Permata Bank per Maret 2026. Angka dan kondisi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi ekonomi dan regulasi yang berlaku.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Pantai Teluk Awur

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.