Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, Bank Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui penyaluran santunan sebesar Rp1,7 miliar. Dana ini disalurkan kepada 8.500 anak yatim dan duafa di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Ramadan Berkah yang rutin digelar setiap tahun oleh bank milik Pemprov DKI ini.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh jajaran direksi Bank Jakarta kepada perwakilan anak yatim dari berbagai yayasan dan panti asuhan. Acara ini digelar di Kantor Pusat Bank Jakarta dan turut menyajikan ajang silaturahmi dalam bentuk buka puasa bersama. Tak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi wujud syukur atas capaian usia 65 tahun Bank Jakarta yang akan dirayakan pada April 2026 mendatang.
Santunan Tahunan yang Terencana
Program santunan ini bukanlah yang pertama kali digelar. Setiap tahun, Bank Jakarta konsisten menyisihkan sebagian dana zakat dan infaq dari karyawannya untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Jakarta menjadi ujung tombak dalam pengelolaan dana tersebut.
1. Pengumpulan Dana Zakat dan Infaq
Proses ini dimulai dari kontribusi sukarela para pegawai Bank Jakarta. Dana yang terkumpul kemudian dikelola secara transparan oleh UPZ untuk berbagai program kemanusiaan, salah satunya adalah santunan Ramadan.
2. Kolaborasi dengan Yayasan dan Panti Asuhan
Penyaluran santunan tidak dilakukan secara individu, melainkan melalui mitra kerja berupa yayasan pengelola anak yatim dan panti asuhan. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan terdistribusi secara merata.
3. Pelaksanaan Acara Seremonial
Acara penyerahan santunan digelar secara simbolis di Kantor Pusat Bank Jakarta. Selain penyerahan bantuan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi internal dan eksternal, memperkuat hubungan antara manajemen bank dengan masyarakat luas.
Momentum Syukur dan Silaturahmi
Bagi Bank Jakarta, Ramadan bukan hanya momen untuk berpuasa dan beribadah, tapi juga waktu yang tepat untuk berbagi. Program santunan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan dari tanggung jawab sosial perusahaan sebagai BUMD. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan dampak positif dari program ini dirasakan secara maksimal.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, menambahkan bahwa santunan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Bank Jakarta selama 65 tahun. Dari sekadar bank daerah hingga menjadi lembaga keuangan yang terpercaya, semua itu tak lepas dari dukungan masyarakat.
Keberlanjutan Program di Bulan Suci
Ramadan Berkah bukan hanya soal santunan. Ada rangkaian kegiatan lain yang turut diselenggarakan, termasuk Posko Mudik Bank Jakarta. Posko ini berdiri di Rest Area KM 429 Semarang selama tujuh hari, dari tanggal 14 hingga 20 Maret 2026.
Tujuan utama posko ini adalah memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari area istirahat, kursi pijat, hingga akses internet gratis. Selain itu, Bank Jakarta juga menghadirkan sejumlah program menarik seperti:
| No | Program | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Souvenir Pembukaan Rekening | Pemudik yang membuka rekening baru di lokasi posko berkesempatan mendapatkan souvenir eksklusif |
| 2 | Cashback QRIS | Transaksi menggunakan JakOne Mobile melalui QRIS mendapat cashback menarik |
Inisiatif ini menunjukkan bahwa Bank Jakarta tidak hanya peduli terhadap kalangan yatim dan duafa, tapi juga kepada masyarakat umum yang sedang menjalani aktivitas mudik di masa-masa puncak Lebaran.
Data Penyaluran Santunan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai skala dan dampak program ini, berikut rincian penyaluran santunan:
| Kategori Penerima | Jumlah Penerima | Besaran Santunan per Orang |
|---|---|---|
| Anak Yatim | 5.000 orang | Rp200.000 |
| Duafa | 3.500 orang | Rp100.000 |
| Total | 8.500 orang | Rp1,7 Miliar |
Data di atas menunjukkan bahwa penerima santunan terbagi dalam dua kelompok utama. Anak yatim mendapat bantuan lebih besar karena kondisi mereka yang rentan dan membutuhkan perlindungan jangka panjang.
Tanggung Jawab Sosial yang Konsisten
Bank Jakarta telah lama dikenal sebagai institusi keuangan yang tidak hanya fokus pada profit, tapi juga berperan aktif dalam pengembangan kesejahteraan masyarakat. Program santunan Ramadan ini adalah salah satu dari sekian banyak inisiatif CSR yang konsisten digelar tiap tahun.
Keberlanjutan program ini juga didukung oleh struktur organisasi internal yang solid. UPZ Bank Jakarta bekerja secara sistematis dalam mengelola dana zakat dan infaq, sehingga setiap rupiah yang disumbangkan karyawan benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya.
Disclaimer
Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersumber dari keterangan resmi Bank Jakarta dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Besaran santunan, jumlah penerima, dan jadwal kegiatan merupakan data yang valid per Maret 2026.
Bank Jakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas program sosialnya, baik dalam skala lokal maupun regional. Dengan pendekatan yang humanis dan strategis, harapan keberlanjutan manfaat pun semakin terbuka lebar.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.












