Perbankan

Bank Mandiri Telah Menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Sebesar Rp7,35 Triliun Sampai Februari 2026

Popy Lestary
×

Bank Mandiri Telah Menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Sebesar Rp7,35 Triliun Sampai Februari 2026

Sebarkan artikel ini
Bank Mandiri Telah Menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Sebesar Rp7,35 Triliun Sampai Februari 2026

Bank Mandiri terus menunjukkan perannya sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank yang memiliki kode saham BMRI ini telah menyalurkan dana sebesar Rp7,35 triliun hingga Februari 2026. Angka ini mencerminkan komitmen kuat Mandiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama dari penyaluran KUR ini adalah memperkuat sektor produktif, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dengan memberikan akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau, Bank Mandiri membantu pelaku usaha untuk tumbuh, berkembang, dan menciptakan lapangan kerja baru. Hingga kini, total jumlah debitur yang telah menerima pencairan KUR dari Bank Mandiri mencapai 59.327 unit usaha.

Penyaluran KUR Mandiri: Capaian dan Fokus Sektor

Penyaluran KUR hingga Februari 2026 menunjukkan bahwa sektor produksi mendominasi porsi terbesar. Dari total Rp7,35 triliun, sekitar 61,83% atau senilai Rp4,54 triliun disalurkan untuk mendukung berbagai subsektor produktif. Ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri tidak hanya fokus pada pendanaan, tetapi juga pada penguatan rantai produksi nasional.

1. Sektor Pertanian Memimpin Penyaluran

Sektor pertanian menjadi penerima terbesar dalam penyaluran KUR Mandiri. Hingga Februari 2026, sektor ini telah menyerap dana sebesar Rp2,21 triliun. Angka ini menunjukkan pentingnya peran pertanian dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan.

2. Jasa Produksi dan Industri Pengolahan

Selain pertanian, sektor jasa produksi juga menjadi penerima dana yang signifikan, yaitu sebesar Rp1,65 triliun. Diikuti oleh industri pengolahan sebesar Rp568 miliar dan perikanan senilai Rp107 miliar. Ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri juga mendukung pelaku usaha di bidang jasa dan industri yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi nasional.

Kualitas Portofolio KUR yang Terjaga

Salah satu keunggulan Bank Mandiri dalam penyaluran KUR adalah kualitas portofolio kredit yang terjaga dengan baik. Hingga Februari 2026, tingkat non performing loan (NPL) dari portofolio KUR tetap berada di bawah 1%. Angka ini mencerminkan bahwa bank tidak hanya fokus pada volume penyaluran, tetapi juga menjaga kualitas dan keberlanjutan program.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menyebut bahwa realisasi penyaluran KUR hingga Februari 2026 telah mencapai 17,92% dari target tahun ini, yaitu Rp41 triliun. “Dukungan KUR ini bukan hanya soal pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan,” ujar Saptari.

Sejarah Panjang KUR dan Peran Bank Mandiri

Program KUR pertama kali diluncurkan oleh pemerintah pada tahun 2008. Sejak saat itu, Bank Mandiri menjadi salah satu bank pelaksana utama dalam menyalurkan program ini. Hingga Februari 2026, total akumulasi penyaluran KUR oleh Bank Mandiri telah mencapai Rp310,59 triliun kepada 3,65 juta debitur di seluruh Indonesia.

Program ini telah membantu jutaan pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan bunga yang relatif rendah dan proses yang lebih mudah, KUR menjadi salah satu solusi permodalan yang sangat dibutuhkan oleh UMKM.

Strategi Pembiayaan Berbasis Ekosistem

Untuk mempercepat dan menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem. Pendekatan ini memanfaatkan nasabah turunan dari sektor wholesale untuk memperkuat sektor produksi unggulan di berbagai wilayah.

3. Pemanfaatan Model Closed-Loop

Melalui model closed-loop, Bank Mandiri menciptakan sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis di tingkat mikro.

4. Dukungan Mandiri Agen

Bank Mandiri juga memperluas jaringan layanan melalui Mandiri Agen, yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis UMKM. Agen ini tidak hanya melayani transaksi harian dan pembayaran angsuran, tetapi juga menjadi sarana edukasi keuangan dan literasi digital.

Edukasi dan Literasi Keuangan sebagai Pendukung

Selain memberikan pendanaan, Bank Mandiri juga aktif dalam memberikan edukasi keuangan dan literasi digital kepada pelaku UMKM. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan memperkenalkan teknologi digital sebagai alat bantu bisnis.

Dengan pendekatan holistik ini, Bank Mandiri tidak hanya menjadi penyedia modal, tetapi juga mitra dalam membangun kapasitas usaha. Ini sejalan dengan visi Sinergi Majukan Negeri yang diusung oleh bank pelat merah ini.

Rencana dan Komitmen ke Depan

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung program KUR sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Kolaborasi erat dengan pemerintah dan dukungan ekosistem digital yang semakin matang menjadi fondasi dalam memastikan penyaluran KUR tepat sasaran dan berdampak nyata.

Melalui sinergi antara Mandiri Group yang terintegrasi, bank ini siap memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Tabel Rincian Penyaluran KUR Bank Mandiri hingga Februari 2026

Sektor Jumlah Penyaluran Persentase dari Total
Pertanian Rp2,21 triliun 30,07%
Jasa Produksi Rp1,65 triliun 22,45%
Industri Pengolahan Rp568 miliar 7,73%
Perikanan Rp107 miliar 1,45%
Lainnya Rp2,81 triliun 38,30%
Total Rp7,35 triliun 100%

Disclaimer: Data di atas bersifat akumulatif hingga Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan penyaluran dan kebijakan pemerintah maupun bank terkait.

Popy Lestary
Reporter at Pantai Teluk Awur

Popy Lestary merupakan jurnalis keuangan dan kreator konten yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya mencakup perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Popy berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca dari semua kalangan.