Bantuan Sosial

Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap Ketiga 2026 Melalui Empat Bank Resmi Pemerintah

Erna Agnesa
×

Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap Ketiga 2026 Melalui Empat Bank Resmi Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap Ketiga 2026 Melalui Empat Bank Resmi Pemerintah

Ilustrasi pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026 mulai bergulir sejak awal Agustus. Meski begitu, distribusi dana belum merata di seluruh Indonesia. Proses penyaluran masih dilakukan secara bertahap, tergantung pada kesiapan masing-masing bank penyalur.

Bank BRI menjadi yang paling aktif melaporkan pencairan saldo masuk per tanggal 2 Agustus 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kartu KKS edisi Merah Putih buatan BRI sudah mulai mendapatkan dana bantuan. Nominal yang diterima bervariasi, disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga serta komponen bantuan yang berlaku.

Untuk pemilik KKS dari bank lain seperti BNI, Mandiri, dan BSI, informasi pencairan masih sangat terbatas. Belum ada laporan resmi soal penyaluran yang signifikan. Oleh karena itu, KPM diimbau untuk bersabar dan rutin mengecek saldo secara berkala.

Status di aplikasi Sepakat juga memberi indikasi perkembangan pencairan. Pada awal Agustus 2026, status BPNT sudah berubah menjadi SI (Standing Instruction). Sementara PKH masih berstatus SPM (Surat Perintah Membayar). Meskipun demikian, pencairan PKH sudah dimulai di beberapa daerah, khususnya yang menggunakan layanan BRI.

Bank Penyalur Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026

Proses penyaluran bansos melibatkan empat bank besar sebagai mitra pemerintah. Setiap bank memiliki mekanisme dan waktu pencairan yang berbeda-beda. Berikut adalah update terbaru terkait pencairan di masing-masing bank penyalur.

1. Bank BRI

Bank BRI menjadi yang paling cepat dalam menyalurkan bansos tahap ketiga tahun 2026. Banyak KPM yang melaporkan saldo sudah masuk sejak awal Agustus. Pencairan dilakukan secara bertahap, tergantung pada verifikasi data dan kesiapan sistem internal.

Nominal yang diterima tiap keluarga berbeda-beda. Besaran dana disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga dan jenis bantuan yang diberikan. Untuk mengecek apakah saldo sudah masuk atau belum, KPM bisa menggunakan aplikasi BRImo.

2. Bank BNI

Informasi pencairan bansos di Bank BNI masih sangat minim. Sampai awal Agustus 2026, belum ada laporan resmi tentang penyaluran dana tahap ketiga. KPM yang menggunakan KKS BNI disarankan untuk terus memantau perkembangan melalui saluran resmi.

3. Bank Mandiri

Sama halnya dengan BNI, Bank Mandiri juga belum banyak menyalurkan bansos tahap ketiga. Belum ada bukti konkret bahwa pencairan sudah berjalan. KPM diharapkan bersabar dan rutin mengecek saldo secara berkala.

4. Bank BSI

Bank Syariah Indonesia (BSI) juga belum menunjukkan aktivitas pencairan yang signifikan. Informasi resmi terkait penyaluran masih kosong. KPM yang menggunakan KKS BSI bisa terus memantau perkembangan melalui aplikasi atau layanan pelanggan bank.

Cara Cek Saldo KKS Bank BRI via BRImo

Bagi pemilik KKS Bank BRI, tidak perlu repot-repot datang ke ATM untuk mengecek saldo. Ada cara praktis lewat aplikasi BRImo atau BRI Mobile Banking. Ini langkah-langkahnya:

1. Unduh dan Buka Aplikasi BRImo

Pastikan aplikasi BRImo sudah terpasang di ponsel. Jika belum, unduh dari Google Play Store atau App Store.

2. Login Menggunakan Kode Akses

Masukkan kode akses yang telah didaftarkan saat registrasi. Biasanya terdiri dari PIN atau sidik jari jika sudah diaktifkan.

3. Pilih Menu “Info Saldo”

Setelah berhasil login, cari menu "Info Saldo" atau "Mutasi Rekening". Pilih rekening KKS yang ingin dicek.

4. Lihat Detail Saldo Terbaru

Aplikasi akan menampilkan informasi saldo terbaru beserta riwayat transaksi. Jika bansos sudah masuk, akan terlihat dalam mutasi.

Metode ini lebih efisien dan menghemat waktu dibanding harus pergi ke ATM. Selain itu, risiko kerusakan kartu akibat terlalu sering digunakan juga bisa diminimalisir.

Status Bansos di Aplikasi Sepakat

Aplikasi Sepakat digunakan oleh pemerintah untuk memantau proses penyaluran bansos. Status yang muncul di aplikasi ini memberi gambaran apakah pencairan sudah siap atau belum.

Per tanggal 2 Agustus 2026, status BPNT sudah berubah menjadi SI (Standing Instruction). Artinya, instruksi pencairan sudah diterbitkan dan tinggal menunggu eksekusi oleh bank.

Sedangkan status PKH masih berada di SPM (Surat Perintah Membayar). Meski begitu, pencairan sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah, khususnya yang menggunakan layanan BRI.

Berikut tabel perbandingan status bansos di aplikasi Sepakat:

Jenis Bansos Status Awal Agustus 2026 Keterangan
BPNT SI (Standing Instruction) Siap dicairkan
PKH SPM (Surat Perintah Membayar) Masih dalam proses

Status ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada proses administrasi dan validasi data. KPM disarankan untuk terus memantau aplikasi dan saldo rekening secara berkala.

Tips Menunggu Pencairan Bansos

Menunggu pencairan bansos terkadang terasa berat, terlebih jika kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Namun, ada beberapa tips yang bisa membantu menjalani masa tunggu dengan lebih tenang.

Pertama, hindari terlalu sering mengecek saldo. Lakukan pengecekan maksimal sekali dalam 3 hingga 5 hari. Hal ini untuk mencegah stres dan kekhawatiran yang berlebihan.

Kedua, manfaatkan aplikasi mobile banking yang disediakan oleh bank penyalur. Ini lebih praktis dan aman dibanding harus bolak-balik ke ATM.

Ketiga, pastikan data diri di aplikasi Sepakat dan bank sudah benar. Kesalahan data bisa memperlambat proses pencairan.

Keempat, hindari melakukan transaksi yang tidak penting. Gunakan dana bansos hanya untuk kebutuhan pokok keluarga.

Kelima, tetap waspada terhadap berita hoax atau informasi palsu terkait pencairan bansos. Selalu sumber informasi dari situs atau akun resmi pemerintah.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026 masih dalam proses dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Pembaca disarankan untuk selalu mengacu pada sumber resmi seperti aplikasi Sepakat, situs Kemensos, atau layanan pelanggan bank penyalur untuk informasi terbaru.

Penulis tidak bertanggung jawab atas ketidaktepatan informasi yang terjadi akibat perubahan kebijakan atau keterlambatan penyaluran dari pihak terkait.

Erna Agnesa
Reporter at Pantai Teluk Awur

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.