Bantuan Sosial

KPM Merasa Kecewa Akibat Status Bansos Tahap 2 yang Gagal Verifikasi Rekening, Simak Penyebab yang Mungkin Terjadi

Nurkasmini Nikmawati
×

KPM Merasa Kecewa Akibat Status Bansos Tahap 2 yang Gagal Verifikasi Rekening, Simak Penyebab yang Mungkin Terjadi

Sebarkan artikel ini
KPM Merasa Kecewa Akibat Status Bansos Tahap 2 yang Gagal Verifikasi Rekening, Simak Penyebab yang Mungkin Terjadi

Ilustrasi KPM mengecek status bansos. (Foto: Gemini AI)

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai merasa khawatir setelah mengecek status bansos tahap dua melalui situs resmi Kemensos. Banyak yang mendapati status "Gagal Cek Rekening", meski seharusnya bantuan sudah mulai cair. Padahal, bansos seperti PKH dan BPNT memang sudah mulai disalurkan sejak awal Mei 2026. Status ini membuat bantuan tidak bisa cair meski data sudah terdaftar.

Masalah ini cukup mengganggu, terutama bagi mereka yang sangat mengandalkan bantuan tersebut. Padahal, penyebabnya bisa jadi bukan karena kesalahan besar, melainkan hal-hal teknis yang bisa diselesaikan dengan langkah tepat. Berikut ini beberapa kemungkinan kenapa status "Gagal Cek Rekening" muncul dan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Penyebab Umum Status "Gagal Cek Rekening"

Masalah ini biasanya muncul karena adanya ketidaksinkronan data antara sistem pemerintah dan bank penyalur. Karena bansos disalurkan lewat rekening, maka data KPM harus benar-benar cocok di semua sistem agar pencairan bisa berjalan lancar. Jika ada perbedaan, meski hanya satu karakter, maka sistem akan menolak dan menandai status sebagai gagal.

1. Ketidaksesuaian Data Diri di Disdukcapil dan Bank

Salah satu penyebab paling umum adalah ketidaksamaan data antara sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan data di bank penyalur. Perbedaan nama, NIK, atau bahkan penulisan gelar bisa memicu error.

Jika KPM menemukan status ini, langkah pertama adalah memastikan data diri yang terdaftar di sistem Kemensos sudah sesuai dengan data kependudukan. Jika ada perbedaan, perbaikan harus dilakukan melalui pendamping sosial atau langsung ke kantor kelurahan atau dinas sosial setempat.

2. Rekening Tidak Aktif atau Salah

Status juga bisa gagal karena rekening yang terdaftar tidak aktif atau salah. Misalnya, rekening sudah ditutup, belum diaktifkan, atau salah input nomor rekening.

KPM perlu memastikan bahwa rekening yang digunakan adalah rekening aktif dan masih bisa digunakan untuk transaksi. Jika ragu, bisa langsung ke bank terdekat untuk memverifikasi status rekening.

3. Gangguan Sistem atau Delay Verifikasi

Terkadang, status gagal muncul karena gangguan teknis atau delay verifikasi dari sistem. Ini bisa terjadi saat banyak KPM melakukan pengecekan secara bersamaan, atau ada pemeliharaan sistem.

Dalam kasus ini, biasanya tidak perlu panik. Cukup menunggu beberapa jam hingga sistem kembali normal, lalu cek ulang status bansos.

Langkah-Langkah Mengatasi Status "Gagal Cek Rekening"

Setelah mengetahui penyebab umumnya, langkah selanjutnya adalah memperbaiki masalah tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan agar status bansos kembali normal dan penyaluran bisa berjalan lancar.

1. Cek Ulang Data Diri di SIKS-NG

Langkah awal adalah memastikan bahwa data diri di Sistem Informasi Keluarga Sejahtera (SIKS-NG) sudah benar. Periksa kembali NIK, nama lengkap, dan nomor rekening. Jika ada perbedaan, segera laporkan ke pendamping sosial setempat.

2. Koordinasi dengan Pendamping Sosial

Pendamping sosial memiliki akses untuk memperbaiki data atau menghubungi pihak bank. Mereka bisa membantu mengklarifikasi masalah dan memastikan bahwa data sudah sinkron di semua sistem.

3. Verifikasi ke Bank Penyalur

Jika data sudah benar tetapi status masih gagal, KPM bisa datang langsung ke bank penyalur untuk memverifikasi status rekening. Pastikan bahwa rekening tersebut aktif dan tidak ada masalah teknis dari pihak bank.

4. Tunggu Pembaruan Sistem

Jika semua data sudah benar dan tidak ada masalah teknis, kemungkinan besar hanya perlu menunggu sistem melakukan pembaruan otomatis. Kadang, perbaikan data membutuhkan waktu hingga 2×24 jam untuk disinkronkan.

Cara Cek Status Bansos Tahap Dua

Mengecek status bansos adalah langkah penting agar KPM bisa memantau apakah bantuan sudah cair atau masih dalam proses. Berikut ini cara mengecek status bansos secara mandiri melalui situs resmi Kemensos.

1. Kunjungi Situs Resmi Cek Bansos

Akses situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.

2. Masukkan Data Sesuai KTP

Isi kolom yang tersedia dengan data lengkap sesuai KTP, termasuk alamat, nama lengkap, dan NIK.

3. Verifikasi Captcha

Lakukan verifikasi captcha yang muncul agar tidak dianggap sebagai bot.

4. Klik Tombol “Cari Data”

Setelah semua data terisi, klik tombol “Cari Data” untuk melihat status bansos tahap dua.

Jika status masih gagal, ikuti langkah perbaikan di atas. Jika sudah berhasil, maka akan muncul informasi tentang penyaluran bansos, termasuk tanggal cair dan nominal bantuan.

Tabel Informasi Bansos Tahap Dua

Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan dalam bansos tahap dua tahun 2026.

Jenis Bansos Sasaran Nominal Bantuan Tanggal Penyaluran
PKH Keluarga miskin dengan anak usia sekolah Rp 300.000 per bulan Awal Mei 2026
BPNT Keluarga rentan pangan Rp 200.000 per bulan Awal Mei 2026
BST Warga terdampak ekonomi Rp 300.000 per bulan Tengah Mei 2026

Catatan: Besaran nominal dan tanggal penyaluran bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah daerah setempat.

Tips agar Bansos Tetap Cair Lancar

Agar tidak mengalami kendala saat bansos disalurkan, KPM disarankan untuk menjaga keakuratan data dan aktif memantau status bansos secara berkala. Jangan menunggu sampai pencairan untuk mulai mengecek. Semakin cepat masalah terdeteksi, semakin cepat pula bisa diperbaiki.

Selain itu, selalu pastikan rekening yang digunakan adalah rekening aktif dan tidak pernah digunakan untuk aktivitas mencurigakan. Rekening yang terblokir atau tidak aktif bisa menyebabkan pencairan ditolak oleh sistem.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan Kemensos atau bank penyalur. Data bansos, termasuk tanggal penyaluran dan nominal, bisa berbeda di tiap daerah. Disarankan untuk selalu mengecek informasi resmi dari Kemensos atau pendamping sosial setempat untuk mendapatkan data terbaru.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Pantai Teluk Awur

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.