Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) berstatus Standing Instruction (SI) telah dirilis oleh Kementerian Sosial untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH Tahap 3 Termin 1 dan BPNT Tahap 3. Rilis ini ditandai dengan munculnya status SI di aplikasi SIKS-NG, yang menunjukkan bahwa proses penyaluran dana sudah siap dilakukan.
Sejumlah bukti transaksi penarikan saldo bansos melalui KKS mulai beredar luas. Transaksi ini terjadi baik di mesin ATM maupun agen perbankan seperti Brilink BRI dan BNI Agen 46. Lebih dari 100 kabupaten dan kota dilaporkan telah siap menyalurkan bansos tahap ini.
Beberapa daerah sudah mulai menunjukkan aktivitas penarikan:
- Lombok Timur: Penarikan Rp1.060.000 via Brilink di Kecamatan Suralaga.
- Palembang: Tarik tunai Rp579.000 di wilayah Plaju.
- Pasir Mangu Timur: Penarikan tunai KKS BRI sebesar Rp600.000.
- Subang: Penarikan KKS BNI mencapai Rp1.198.000 di Ciasem.
- KPM baru komponen PKH: Saldo masuk sebesar Rp832.027.
- BPNT Tahap 3: Tarik tunai saldo Rp600.000 via ATM dan BNI Agen 46.
Pemerintah menargetkan percepatan realisasi penyaluran bansos di awal bulan ini. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat waktu, terutama bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang membutuhkan.
Alokasi Penyaluran Bansos Tahap 3 Termin 1
Penyaluran bansos Tahap 3 Termin 1 mencakup 7.466.671 KPM secara nasional. Penyaluran dilakukan melalui empat bank Himbara utama dengan rincian sebagai berikut:
| Bank | Jumlah KPM |
|---|---|
| Bank BRI | 2.759.567 KPM |
| Bank BNI | 2.630.070 KPM |
| Bank Mandiri | 1.822.373 KPM |
| Bank BSI | 254.661 KPM |
Penyaluran ini dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas sistem perbankan dan memastikan akurasi data penerima.
Penyebab Keterlambatan Penyaluran Bansos
Beberapa faktor menyebabkan pencairan bansos belum merata di seluruh wilayah:
-
Penyaluran Bertahap (Per Termin)
Dana disalurkan secara bergelombang untuk menjaga keseimbangan sistem perbankan dan menghindari overload pada jaringan keuangan. -
Pembaruan Data DTSEN
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) masih dalam proses penataan. Saat ini baru 70% dari total kuota yang disalurkan. Sisanya akan disalurkan pada termin berikutnya.
Wilayah Siap Cairkan Bansos Tahap 3 Termin 1
Berikut adalah daftar wilayah yang telah siap menyalurkan bansos Tahap 3 Termin 1:
Bank BNI
- Kota Tangerang
- Kota Bandung
- Trenggalek
- Pacitan
- Madiun
- Pekalongan
- Kota Bekasi
- Purwakarta
- Kab. Semarang
- Kulon Progo
- Deli Serdang
- Magetan
- Seluruh wilayah DKI Jakarta (Timur, Barat, Utara, Selatan, Pusat)
Bank BRI
- Banyuasin
- Buleleng
- Sumbawa
- Asahan
- Pangandaran
- Ogan Ilir
- Tapanuli Tengah
- Lombok Utara
- Beberapa wilayah Jawa Barat
Bank Mandiri
- Serdang Bedagai
- Pesawaran
- Way Kanan
- Musi Rawas
- Kepulauan Meranti
- Batu Bara
- Pangkajene dan Kepulauan
- Luwu
- Rokan Hilir
- Rokan Hulu
- Pesisir Selatan
- OKU
- Landak
- Lampung Barat
- Pinrang
- Bengkulu Utara
- OKU Timur
- Simalungun
Bank BSI (Wilayah Aceh)
- Pidie
- Aceh Timur
- Aceh Besar
- Bireuen
- Aceh Tamiang
- Pidie Jaya
- Aceh Selatan
- Aceh Barat
- Aceh Tengah
- Aceh Tenggara
- Aceh Barat Daya
- Nagan Raya
- Lhokseumawe
- Bener Meriah
- Aceh Singkil
- Kota Langsa
- Simeulue
- Gayo Lues
- Banda Aceh
- Aceh Jaya
- Subulussalam
- Kota Sabang
Tips Mengecek Saldo Bansos Secara Berkala
Bagi KPM yang ingin memastikan status penyaluran bansos, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
-
Gunakan Aplikasi SIKS-NG
Aplikasi ini menyediakan informasi terkini mengenai status penyaluran bansos dan saldo KKS. -
Cek Saldo di ATM atau Agen Perbankan
Tarik tunai di ATM atau kunjungi agen bank terdekat untuk mengecek apakah saldo sudah masuk. -
Hubungi Kantor Kelurahan atau Dinas Sosial Setempat
Jika ada kendala atau saldo belum masuk, laporkan ke pihak terkait untuk diverifikasi lebih lanjut.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini sesuai dengan kondisi dan laporan yang diterima hingga tanggal publikasi. Namun, informasi mengenai penyaluran bansos dapat berubah sewaktu-waktu karena proses dinamis di lapangan dan pembaruan data dari Kementerian Sosial. Disarankan untuk selalu mengecek secara berkala melalui aplikasi resmi atau pihak terkait setempat.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












