Perbankan

Maybank Marathon 2026 Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Literasi Keuangan

Erna Agnesa
×

Maybank Marathon 2026 Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Maybank Marathon 2026 Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Literasi Keuangan

Program edukasi literasi keuangan MELAIB (Melek Literasi dan Aksi Finansial Bersama) yang digelar oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) menjadi salah satu upaya konkret dalam meningkatkan pemahaman finansial generasi muda. Kegiatan ini diimplementasikan di Kabupaten Gianyar, Bali, sekaligus memperluas dampak sosial dari penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

Targetnya jelas: membekali siswa dengan pengetahuan keuangan sejak dini agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia, program ini diharapkan bisa menumbuhkan kebiasaan finansial sehat di kalangan pelajar.

Edukasi Finansial untuk Generasi Masa Depan

Literasi keuangan bukan sekadar soal menabung atau menghitung pengeluaran. Ini tentang membangun pemahaman mendalam mengenai nilai uang, pengelolaan keuangan pribadi, hingga pengambilan keputusan finansial yang bijak. Sayangnya, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 mencatat bahwa tingkat literasi keuangan pelajar Indonesia masih berada di angka 61,76 persen, di bawah rata-rata nasional 66,46 persen.

Angka ini menjadi alarm peringatan bahwa pendidikan keuangan harus mulai ditanamkan sejak usia dini. Dengan begitu, generasi muda bisa tumbuh dengan kesadaran finansial yang tinggi, mampu mengelola uang secara mandiri, dan terhindar dari risiko keuangan di masa depan.

1. Tujuan Program MELAIB

Program MELAIB hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Tujuannya tidak hanya memberikan pengetahuan dasar keuangan, tetapi juga membentuk perilaku finansial yang positif di kalangan siswa SD hingga SMA. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, siswa diajak memahami konsep seperti menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta perencanaan keuangan sederhana.

2. Ruang Lingkup Program

Program ini mencakup 35 sekolah dasar, empat sekolah menengah pertama, dan satu sekolah menengah atas di Gianyar. Total, sekitar 2.000 siswa menjadi peserta aktif dalam program ini. Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada guru sebagai agen perubahan di sekolah masing-masing.

3. Pendekatan Edukasi yang Kontekstual

MELAIB menggunakan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat usia dan pemahaman siswa. Materi disajikan secara menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan bisa meningkatkan minat siswa dalam belajar keuangan sejak dini.

Sinergi Kolaborasi untuk Masa Depan Lebih Baik

Kolaborasi antara Maybank Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia tidak hanya berhenti di penyelenggaraan program. Ada komitmen jangka panjang untuk terus memperluas dampak melalui pendekatan berkelanjutan. Program ini juga berjalan seiring dengan Bulan Literasi Keuangan 2026 yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

1. Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Bali, Irhamsah, menyatakan bahwa literasi keuangan sejak dini menjadi kunci dalam menghadapi ekosistem keuangan digital yang semakin kompleks. Ia menilai bahwa program seperti MELAIB sangat relevan dan strategis dalam membangun fondasi keuangan yang kuat bagi generasi muda.

2. Dukungan dari Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Gianyar juga turut mendukung program ini. Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar, Gusti Putu Ngurah Adnyana, menilai bahwa kolaborasi dengan sektor swasta seperti Maybank Indonesia sangat penting dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang literasi keuangan.

3. Peran Maybank dalam Mendorong Inklusi Keuangan

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, menekankan bahwa program ini selaras dengan nilai-nilai marathon: perencanaan, kedisiplinan, dan konsistensi. “Literasi keuangan juga mengajarkan pentingnya perencanaan, kedisiplinan, dan konsistensi demi mewujudkan ketahanan finansial secara jangka panjang dan meraih kemandirian finansial di masa depan,” ujar Maria.

Strategi Jangka Panjang untuk Membangun Generasi Finansial yang Mandiri

Program MELAIB tidak hanya berfokus pada pelaksanaan sesaat. Ada rencana jangka panjang untuk memastikan dampaknya berkelanjutan. Salah satunya melalui pelatihan guru sebagai ujung tombak dalam menyebarkan literasi keuangan di lingkungan sekolah.

1. Pelatihan Guru sebagai Agen Perubahan

Guru dilatih untuk memahami konsep dasar keuangan dan cara menyampaikannya secara menyenangkan. Dengan begitu, mereka bisa terus memberikan edukasi finansial meski program MELAIB telah berakhir.

2. Penyediaan Modul Interaktif

Modul pembelajaran yang disediakan dirancang khusus untuk siswa dari tingkat SD hingga SMA. Setiap modul disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa agar materi mudah dipahami dan menarik untuk diikuti.

3. Evaluasi dan Pengembangan Berkala

Maybank Indonesia dan PJI berkomitmen untuk terus mengevaluasi efektivitas program. Masukan dari guru, siswa, dan pihak sekolah akan menjadi bahan pengembangan agar program semakin relevan dan bermakna.

Tantangan dan Peluang dalam Literasi Keuangan Anak

Meski program seperti MELAIB memberikan dampak positif, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi keuangan. Banyak orang tua belum memahami betapa pentingnya menanamkan kebiasaan finansial sejak dini.

Namun, melalui kolaborasi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, peluang untuk memperluas edukasi keuangan sangat terbuka. Terlebih di era digital saat ini, anak-anak semakin mudah terpapar informasi keuangan yang belum tentu benar. Oleh karena itu, edukasi yang terstruktur dan terarah menjadi sangat penting.

Penutup: Langkah Awal Menuju Indonesia Emas 2045

Program MELAIB adalah langkah nyata dalam membangun ketahanan finansial generasi muda. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan relevan, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter finansial yang tangguh. Semoga, inisiatif seperti ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi dan survei nasional terkini per Juli 2026. Angka dan fakta bisa berubah seiring waktu dan perkembangan kebijakan.

Erna Agnesa
Reporter at Pantai Teluk Awur

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.