Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) tahun 2026 membawa sejumlah keputusan penting yang bakal memengaruhi arah perusahaan ke depan. Salah satunya adalah pembagian dividen tunai senilai Rp580 miliar, yang setara dengan 35 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Tak hanya itu, RUPST juga mengumumkan sejumlah pergantian di jajaran direksi dan komisaris yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari langkah strategis Maybank Indonesia untuk tetap kompetitif di tengah dinamika industri perbankan nasional yang terus berkembang. Dengan mengedepankan sinergi antara kekuatan global Maybank Group dan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, bank ini ingin memperkuat posisinya sebagai mitra keuangan andal di kawasan Asia Tenggara.
Struktur Kepemimpinan Baru Maybank Indonesia
Perubahan di jajaran direksi dan komisaris menjadi salah satu fokus utama dalam RUPST 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kepemimpinan yang ada mampu menjawab tantangan dan peluang di masa depan.
1. Pengangkatan Presiden Komisaris Baru
Zulkiflee Abbas Abdul Hamid resmi menjabat sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan arah yang lebih tajam dalam pengawasan dan strategi korporasi.
2. Penambahan Komisaris dan Direktur
Dua nama baru juga masuk dalam jajaran komisaris, yaitu Sri Khairussaleh Ramli dan Hasnita Hashim. Sementara itu, Mariana Husin diangkat sebagai direktur baru. Keduanya membawa pengalaman dan visi yang sejalan dengan rencana pengembangan jangka panjang bank.
3. Pengakhiran Masa Jabatan Beberapa Anggota
RUPST juga menyetujui berakhirnya masa jabatan Edwin Gerungan sebagai komisaris dan Ricky Antariksa sebagai direktur. Meski demikian, keduanya telah memberikan kontribusi signifikan selama periode kepemimpinannya.
4. Pengangkatan Kembali Anggota Dewan
Hendar kembali menjabat sebagai komisaris independen, sejalan dengan kebutuhan akan pengawasan yang independen dan objektif. Sementara itu, Effendi juga kembali dipercaya sebagai direktur.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Terbaru
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia pasca-RUPST 2026:
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris: Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
- Komisaris: Sri Khairussaleh Ramli
- Komisaris: Lim Hong Tat
- Komisaris Independen: Hendar
- Komisaris Independen: Putut Eko Bayuseno
- Komisaris Independen: Marina R. Tusin
- Komisaris Independen: Daniel James Rompas
- Komisaris: Hasnita Hashim
Direksi
- Presiden Direktur: Steffano Ridwan
- Direktur: Irvandi Ferizal
- Direktur: Effendi
- Direktur: Widya Permana
- Direktur: Bambang Andri Irawan
- Direktur: Shaiful Adhli Yazid
- Direktur: Yessika Effendi
- Direktur: Romy Hardiansyah
- Direktur: Bianto Surodjo
- Direktur: Mariana Husin
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua: M. Sa’ad Ih
- Anggota: Sodikun
- Anggota: Ahmad Satori
Pembagian Dividen Tunai Senilai Rp580 Miliar
Selain pergantian struktur kepemimpinan, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp580 miliar. Jumlah ini merupakan 35 persen dari laba bersih tahun 2025 yang mencapai Rp1,65 triliun.
Rincian Pembagian Laba Bersih
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih 2025 | Rp1,65 triliun |
| Dividen Tunai (35%) | Rp580 miliar |
| Laba Ditahan (65%) | Rp1,077 triliun |
Penggunaan Laba Ditahan
Sisanya, sebesar Rp1,077 triliun, dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat modal dan mendukung pengembangan usaha ke depan. Langkah ini menunjukkan komitmen Maybank Indonesia untuk terus tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.
Langkah Strategis Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Dengan pergantian di jajaran direksi dan komisaris, Maybank Indonesia menunjukkan komitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan industri. Presiden Direktur Steffano Ridwan menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat posisi Maybank Indonesia sebagai mitra keuangan regional.
Steffano juga menegaskan bahwa bank ini akan terus memanfaatkan sinergi global Maybank Group dan kapabilitas lokal untuk mendukung pertumbuhan sektor keuangan di Indonesia. Dengan kombinasi ini, Maybank Indonesia berharap bisa menjadi pendorong utama inklusi keuangan dan transformasi digital di tanah air.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini berdasarkan keterangan resmi Maybank Indonesia per tanggal 19 Maret 2026. Data dan keputusan yang disampaikan dapat berubah seiring dengan regulasi dan kebijakan korporasi yang berlaku. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi untuk informasi terbaru.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.












