Perbankan

Gubernur Pramono Ajak BUMD Jakarta Berani Melangkah Keluar Wilayah untuk Perluas Pasar

Muhammad Rizal Veto
×

Gubernur Pramono Ajak BUMD Jakarta Berani Melangkah Keluar Wilayah untuk Perluas Pasar

Sebarkan artikel ini

BUMD Jakarta sedang didorong untuk tidak hanya bertahan di pasar lokal, tapi juga berani ekspansi ke level yang lebih luas. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan pesan ini saat membuka BUMD Leaders Forum 26 yang digelar di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta Utara. Acara ini mengusung tema ‘Synergy For Resilience Memperkokoh Peran BUMD Sebagai Pilar Ekonomi Dalam Ekosistem Jakarta Global City’.

Pesan tegas Pramono menunjukkan bahwa BUMD tidak boleh hanya dikenal sebagai pemain lokal yang hanya kuat di kandang sendiri. Ia ingin entitas seperti Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan lainnya mulai berani bersaing di kancah yang lebih kompetitif. Dalam pandangan Pramono, langkah ini bukan sekadar ambisi, tapi kebutuhan agar BUMD bisa menjadi tulang punggung ekonomi Jakarta ke depan.

Seiring dengan visi Jakarta sebagai kota global, BUMD juga harus siap menghadapi tantangan eksternal. Mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga ancaman fenomena alam seperti El Nino yang diprediksi terjadi antara April hingga September. Semua ini menuntut persiapan matang dan pengelolaan yang profesional agar BUMD bisa tetap stabil di tengah gejolak.

Sinergi dan Strategi Baru Menuju Ekspansi BUMD

Forum kali ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Ada tiga topik strategis yang dibahas untuk memperkuat fondasi ekspansi BUMD. Topik-topik ini dirancang agar BUMD tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi lebih besar terhadap ekosistem ekonomi Jakarta.

1. Akselerasi Kinerja Investasi dan Kemandirian Finansial

Langkah pertama yang diambil adalah mempercepat kinerja investasi dan mencapai kemandirian finansial. Ini dilakukan melalui pendekatan creative financing dan sinergi pembiayaan. Dalam triwulan pertama 2026, beberapa langkah konkret sudah diambil, termasuk penandatanganan fasilitas kredit oleh Bank Jakarta untuk tiga BUMD, yaitu:

  • PT Bank Jakarta
  • PT Perumda Dharma Jaya
  • Food Station Tjipinang

Langkah ini diharapkan bisa menjadi awal dari ekspansi finansial yang lebih luas dan berkelanjutan.

2. Optimalisasi Kinerja Investasi dan Pengembangan Bisnis

Selain pembiayaan, pengembangan bisnis juga menjadi fokus utama. Sinergi penjaminan proyek strategis menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan BUMD. PT Jamkrida Jakarta berperan penting dalam memberikan penjaminan proyek dan kredit, yang membuka jalan bagi BUMD untuk mengambil proyek-proyek besar dengan risiko lebih terukur.

Ini bukan hanya soal modal, tapi juga tentang bagaimana BUMD bisa tumbuh dengan aman dan terukur. Dengan sistem penjaminan yang kuat, BUMD bisa lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnisnya, baik di dalam maupun luar Jakarta.

3. Peningkatan Produktivitas Aset Strategis

Aset strategis yang selama ini belum dimaksimalkan, kini menjadi fokus pengembangan. BUMD diminta untuk melihat kembali potensi aset-asetnya, terutama yang bisa dijadikan investment driver atau sumber pendapatan baru. Beberapa bidang yang sedang dikembangkan antara lain:

  • Properti komersial seperti hotel dan hunian mix-used
  • Fasilitas pendukung mobilitas seperti Park & Ride
  • Infrastruktur pengolahan air limbah
  • Distribusi dan pengolahan pangan

Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas BUMD sekaligus menciptakan pendapatan tambahan yang berkelanjutan.

Membangun Budaya Perusahaan yang Kuat

Selain fokus pada ekspansi dan pengembangan bisnis, Pramono juga menekankan pentingnya membangun budaya perusahaan yang profesional. Ia menyebut bahwa BUMD harus dikelola secara transparan, terbuka, dan profesional agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

Tanpa budaya perusahaan yang kuat, ekspansi hanya akan menjadi beban. Tapi dengan pengelolaan yang baik, BUMD bisa menjadi entitas yang tidak hanya kuat secara finansial, tapi juga tangguh menghadapi berbagai tekanan eksternal.

Tantangan dan Peluang di Depan

Dalam forum ini, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, dan Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, juga turut hadir. Mereka mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diambil, terutama dalam memperkuat sinergi antar-BUMD dan dengan pemerintah daerah.

Namun, jalan ke depan tidak akan selalu mulus. BUMD harus siap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan regulasi hingga persaingan yang semakin ketat. Tapi di balik setiap tantangan, selalu ada peluang. Dan peluang itu hanya akan bisa dimanfaatkan oleh mereka yang siap.

Tabel: Fasilitas Kredit yang Telah Disetujui (Triwulan I/2026)

BUMD Fasilitas Kredit Tujuan
PT Bank Jakarta Kredit investasi Pengembangan infrastruktur dan layanan perbankan
PT Perumda Dharma Jaya Kredit modal kerja Optimalisasi distribusi barang dan jasa
Food Station Tjipinang Kredit pengembangan usaha Ekspansi jaringan kuliner dan distribusi makanan

Catatan: Data di atas merupakan hasil resmi forum dan dapat berubah seiring evaluasi lanjutan.

Disclaimer

Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan dan evaluasi internal BUMD serta pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Data dan kebijakan yang disebutkan merupakan hasil dari forum yang digelar pada April 2026 dan belum tentu final.

Langkah ekspansi BUMD Jakarta bukan sekadar ambisi, tapi keharusan. Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, BUMD harus punya posisi yang kuat. Dan dengan strategi yang tepat serta pengelolaan yang profesional, BUMD Jakarta punya potensi besar untuk menjadi pemain yang tidak hanya dikenal di dalam kota, tapi juga di luar sana.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Pantai Teluk Awur

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.